Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Ketua Tim Audit Syariah Inspektorat Kemenag RI, Miftakhul Huda, membuka kegiatan audit syariah Baznas Sleman, Sennin (12/6/2023)/ist-Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Tim Audit Syariah Inspektorat Kementerian Agama (Kemenag) RI mengaudit secara syariah atas pengelolaan dana zakat, infak, sedekah (ZIS) dan dana sosial pada Badan Amal Zakat Nasional (Baznas) Sleman, Senin (12/6/2023).
Ketua Tim Audit Syariah Inspektorat Kemenag RI, Miftakhul Huda, mengatakan pelaksanaan audit syariah ini merupakan kegiatan yang bersifat pendampingan atau konsultasi terkait dengan pengelolaan dana keagamaan yang pada Baznas Kabupaten Sleman.
"Audit Syariah mengedepankan pendampingan dan konsultasi terkait pengelolaan dana zakat, infak, sedekah dan dana keagaman lainnya yang dikelola Baznas Sleman, juga untuk memastikan dana dikelola dengan profesional dan disampaikan kepada yang berhak menerima," katanya.
Audit syariah ini meliputi manajemen kelembagaan, pengumpulan dana, pendistribusian dan pendayagunaan, serta kepatuhan terhadap standar syariah. Selain Baznas Sleman, audit syariah juga dilakukan di Baznas Jogja dan berlangsung selama satu pekan.
Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo, mengatakankedatangan Tim Audit Inspektorat Kemenag RI semakin memotivasi kami untuk lebih semakin profesional dalam mengumpulkan dan menyalurkan zakat, infak dan sedekah di Kabupaten Sleman.
Menurutnya, audit syariah ini menjadi bentuk pertanggungjawaban Baznas Sleman. "Saya sangat mendukung pelaksanaan audit syari’ah ini sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi pengelolaan zakat, infak dan shodaqoh yang dikelola oleh Baznas Kabupaten Sleman," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Kustini menyampaikan bahwa penghimpunan dana oleh Baznas Sleman mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada 2022, Baznas Sleman berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp9,5 miliar. Capaian tersebut naik 42% dari tahun 2021 sebesar Rp6,9 miliar.
Sementara dana yang telah ditasyarufkan sebesar Rp7,6 miliar dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 28.603 orang. "Pentasyarufan tersebut melalui lima program unggulan Baznas, yakni Sleman Taqwa, Sleman Cerdas, Sleman Makmur, Sleman Sehat dan Sleman Peduli," ungkapnya.
Ia berharap dengan adanya audit syariah dan pendampingan pengelolaan dana Baznas Sleman, dapat menjadi motivasi untuk senantiasa profesional dalam mengelola dana yang dipercayakan Muzaki kepada Baznas Sleman sehingga dapat memberikan manfaat kepada masyarakat Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Pasar Burung Singosaren Bantul menambah pasaran Paing sejak September 2026 untuk memberi ruang transaksi lebih banyak bagi pedagang dan penghobi.
Cara perpanjang SIM A dan C online lewat SINAR. Simak tahapan, dokumen, tes kesehatan, psikologi hingga pembayaran PNBP.
Menhut Raja Juli Antoni mencabut izin lima perusahaan terkait karhutla di Kalimantan. Total konsesi mencapai 92.464 hektare.
Banjir bandang melanda Arosuka, Solok, Senin malam. SAR Padang mengirim personel dan peralatan untuk penanganan awal serta evakuasi.
Uji emisi gratis digelar Pemkot Jogja pada 22 dan 24 September 2026 di Plaza Balaikota. Catat jadwal dan lokasinya.