Harga Sayur di Beringharjo Turun, Libur MBG Jadi Pemicu
Harga sayur di Pasar Beringharjo turun tajam. Pedagang menyebut cuaca mendukung dan liburnya program MBG memengaruhi permintaan.
Sekolah, PPDB - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah pendaftar mengeluhkan data belum terverifikasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK DIY.
Menanggapi persoalan tersebut Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY, Didik Wardaya menyatakan banyaknya siswa mengambil token pendaftaran pada hari pertama PPDB membuat proses verifikasi sedikit butuh waktu.
“Ada yang minta token tapi ditunggu-tunggu tokennya belum diverifikasi karena saking banyaknya. Bahkan kemarin mereka sudah mengajukan pagi, kita verifikasi. Karena banyak yang ambil [token] di hari pertama. Tetapi kita tetap selesaikan sampai malam,” ucapnya saat ditemui di Disdikpora DIY, Jumat (16/6/2023).
BACA JUGA : Hari Pertama PPDB 2023, Gangguan Server Jadi Kendala
Meski begitu, menurut Didik, pihaknya terus berupaya melakukan peningkatan layanan. Melalui posko PPDB yang diselenggarakannya telah banyak orang tua murid yang dibantu dalam melakukan pendaftaran.
Selain itu menurut Didik, kendala jaringan juga sempat dihadapi dalam pendaftaran PPDB kali ini. Sehingga kendala jaringan tersebut pun mengakibatkan proses verifikasi memakan waktu yang lebih lama. “Karena satu satu harus diverifikasi teman teman jadi keluarnya verifikasi itu agak lambat,” imbuhnya.
Menurut Didik, dalam PPDB kali ini jalur zonasi radius menjadi jalur yang paling banyak diminati. Meskipun persentase jalur tersebut hanya 5 persen dari daya tampung sekolah, menurut Didik di beberapa sekolah, jumlah pendaftarannya melebihi daya tampung tersebut. Dia juga menyampaikan masih ditemuinya peserta didik yang mendaftar di sekolah yang bukan zonasinya.
“Banyak. Terutama di sekolah yang dianggap favorit masyarakat. SMAN 3 yang mengajukan sampai 56 tapi setelah diverifikasi tidak sampai segitu. Yang mengajukan rata rata lebih dari 5 persen,” imbunya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga sayur di Pasar Beringharjo turun tajam. Pedagang menyebut cuaca mendukung dan liburnya program MBG memengaruhi permintaan.
Raperda toko swalayan Bantul kembali dibahas, fokus atur jarak, izin, dan perlindungan UMKM agar usaha tetap seimbang.
Rupiah stagnan di Rp17.995 per dolar AS, berpotensi melemah dipicu sentimen global dan rilis notulen The Fed.
Harga emas Pegadaian terbaru, Galeri24 naik ke Rp2.653.000 per gram, UBS menguat, Antam stagnan.
Ceri ternyata aman untuk diabetes karena indeks glikemik rendah. Simak manfaat dan porsi idealnya.
Bupati Gunungkidul, Endah Subekti Kuntariningsih berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Bumi Handayani melalui program alam lestari.