Kemiskinan DIY Satu Digit, Turun Tertinggi se-Jawa pada Maret 2026
Kemiskinan DIY turun menjadi 9,70% pada Maret 2026, tertinggi penurunannya di Jawa. Penduduk miskin berkurang menjadi 408.870 jiwa.
Wisatawan Mancanegara - Ilustrasi
Harianjogja.com, JOGJA— Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) DIY menyampaikan kunjungan wisatawan mancanegara (Wisman) khususnya dari Eropa masih akan meningkat beberapa bulan ke depan. Ketua GIPI DIY, Bobby Ardianto mengatakan puncaknya akan terjadi pada Agustus 2023.
"Jadi kalau bicara high season dari inbound market terutama Eropa, mulai dari Juni, Juli, Agustus nanti pertengahan sampai akhir September. Itu periode yang mereka gunakan," ucapnya, Senin (19/6/2023).
Relaksasi protokol kesehatan menjadi salah satu faktor pendorong. Juga regulasi yang semakin dilonggarkan menambah kenyamanan bagi Wisman.
BACA JUGA : 6,6 Juta Wisatawan Ditargetkan Masuk ke Jogja Tahun Ini
"Bank Indonesia sudah memulai QRIS cross border dengan Malaysia, tentu ini akan menambah kenyaman wisatawan, terutama bagi wisatawan dari Malaysia dalam berbelanja di Jogja dan Indonesia," ucapnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan data, Wisman dari Malaysia masih menjadi pasar yang utama. Sebab aksesnya lebih mudah. Penerbangan dari Yogyakarta International Airport (YIA) ke Kuala Lumpur masih terjangkau harganya.
Menurutnya negara-negara di Eropa terkoneksi dengan Abu Dhabi dan Dubai, sehingga punya potensi besar jika pasar ini digarap. Misalnya sesegera mungkin membuat penerbangan Abu Dhabi dan Dubai ke YIA.
"Akan membawa mereka secara directly. Karena itu cukup bisa memotong cost cukup banyak buat biaya perjalanan mereka, dibanding mereka yang harus berulang kali transit, itu high cost buat mereka," jelasnya.
Sensitif Kondisi Politik
Indonesia akan punya hajatan besar pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Bobby berharap agar tahun politik ini bisa berlangsung secara kondusif. Sebab wisata adalah industri yang sensitif, dari sisi keamanan, kenyamanan dan lainnya.
BACA JUGA : 218.000 Wisatawan Kunjungi Jogja, Lama Tinggal Masih
Meski sudah menjelang tahun politik, asal bisa terkendali dan kondusif tidak akan jadi masalah. Justru bisa menunjukkan ini menjadi keanekaragaman Indonesia.
"Ini memang yang industri sedikit worry dengan menuju tahun politik. Harapannya kondisinya kondusif. Kalau kondusif bisa 30-40% dari tahun lalu untuk inbound. Itu harusnya bisa terjadi," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemiskinan DIY turun menjadi 9,70% pada Maret 2026, tertinggi penurunannya di Jawa. Penduduk miskin berkurang menjadi 408.870 jiwa.
Baznas Kulonprogo telah menyalurkan 40 tangki air bersih ke 11 titik kekeringan. Sebanyak 200 tangki disiapkan selama musim kemarau.
Bareskrim mengungkap MV King Sun tiga kali menyelundupkan ketamin. Pengiriman ke Indonesia sebanyak 1.298 kg berhasil digagalkan.
KPK belum menahan Yuddy Renaldi dalam kasus dugaan korupsi iklan Bank BJB karena mempertimbangkan kondisi kesehatannya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Karhutla Gunung Bromo di kawasan TNBTS berhasil dipadamkan. Luas area terbakar mencapai 1.120 hektare di empat kabupaten.