Advertisement
Polisi Sisir Lokasi Temuan Amunisi Aktif di Imogiri

Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Jajaran Unit Penjinak Bom (Jibom) Polda DIY bersama Polsek Imogiri kembali melakukan pencarian ulang amunisi di pekarangan rumah warga di Dusun Manggung, Kalurahan Wukirsari, kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul. Hasilnya ternyata ditemukan sekitar 700 selongsong peluru.
Penemuan ini merupakan hasil pengembangan yang dilakukan polisi setelah sebelumnya ada penemuan peluru oleh warga pada Jumat (16/6/2023) pekan lalu.
Advertisement
Kapolsek Imogiri Kompol Suharno mengatakan pada hari Jumat, pekan lalu pihaknya menerima laporan warga terkait adanya penemuan 30 butir peluru yang diduga masih aktif saat sedang melakukan penggalian tanah.
Pertama ditemukan oleh saksi yang saat itu sedang bekerja sebagai memecah batu sebanyak 30 butir selongsong peluru. “Kemudian kami berkoordinasi dengan Tim Jibom Polda DIY dan Sabtu lalu dilakukan pencarian ulang. Hasilnya ada sekitar 700 butir peluru yang kami perkirakan masih aktif,” kata Suharno, Senin (19/6/2023).
Suharno mengatakan bahwa saat dilakukan penggalian, peluru tersebut masih mengeluarkan percikan api saat terkena hantaman benda keras. Diperkirakan peluru-peluru tersebut merupakan bekas peninggalan perang masa lalu.
Dari hasil pemeriksaan Tim Jibom Polda DIY, peluru tersebut berukuran sekitar 9,9 milimeter atau peluru yang digunakan untuk senjata mesin berat. Selanjutnya, oleh petugas ratusan peluru tersebut langsung dimusnahkan agar tidak menimbulkan bahaya.
Sedangkan di lokasi penemuan masih dipasangi garis polisi untuk kebutuhan penyelidikan lebih lanjut. Sebelumnya, 30 amunisi pertama kali ditemukan oleh kedua saksi Muhammad Hasyim, 64 dan Ngatijo, 60, keduanya warga Wukirsari, Imogiri, pada Jumat sore, pekan lalu.
Kedua saksi yang merupakan buruh pemecah batu tersebut bekerja di rumah Japar di Dusun Manggung dari 12-16 Juni 2023. Keduanya menemukan selongsong peluru yang berada di bawah pecahan batu yang tertimbun tanah. Temuan tersebut dilaporkan kepada kepala dusun setempat, lalu laporan dilanjutkan ke Polsek Imogiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Alasan KAI Gunakan Kuota BBM Subsidi saat arus Mudik Lebaran 2025
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Talut Ambrol di Jalur Clongop Gedangsari Diperbaiki dengan Anggaran Rp15 Miliar
- Kendaraan Keluar DIY Via Entry Tol Tamanmartani Meningkat, Sempat Dekati 1.000 Kendaraan Per Jam
- Jalur Wisata Pantai di Gunungkidul Ramai Lancar
- H+3 Lebaran, Arus Lalu Lintas Kawasan Malioboro Padat Merayap
- H+3 Lebaran 2025, Pantai Parangtritis Dikunjungi 14.000 Wisatawan
Advertisement
Advertisement