Advertisement
Ujian SIM Cara Baru di Gunungkidul Menunggu Instruksi Mabes Polri

Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Penggantian ujian surat izin mengemudi (SIM) dengan sistem baru yaitu menghilangkan ujian mengendara sepeda motor di jalur angka delapan dan zig-zag di Gunungkidul masih menunggu instruksi resmi dari Mabes Polri.
Kapolres Gunungkidul AKBP Edy Bagus Sumantri mengatakan masih menunggu instruksi dari Mabes Polri terkait evaluasi ujian praktik SIM C di Gunungkidul. “Untuk sementara ini, praktik zig-zag dan angka delapan masih diterapkan saat ujian praktik SIM C di Gunungkidul,” katanya, Selasa (4/7/2023).
Advertisement
Edy menjelaskan pihaknya sudah mengetahui pernyataan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang meminta agar praktik ujian SIM C dapat dievaluasi untuk memudahkan pemohon. “"Kami mengikuti pusat bagaimana, ini masih menunggu instruksi. Untuk sementara kita masih lakukan ujian praktik seperti biasanya," jelasnya.
BACA JUGA: 2 Korban Meninggal Diduga Akibat Anthrax Muncul Sejak Mei, Status Suspek
Satpas Polres Gunungkidul, Aiptu Aris Puji Yuana mengatakan kesiapannya melaksanakan ujian praktik SIM C yang baru setelah ada instruksi resmi. “Memang ujian zig-zag dan angka delapan ini banyak dikeluhkan juga di Gunungkidul, tapi prinsipnya masih menunggu pusat,” katanya.
Aris menjelaskan keluhan tersebut ditanggapinya dengan meminta pemohon SIM untuk dapat latihan terlebih dahulu dengan fasilitas ujian yang ada di tempatnya tersebut. “Kami sudah arahkan latihan dulu di track ujian yang sulit itu, tempat latihannya sama persis dengan tempat ujiannya,” ujarnya.
Selain soal ujian praktik SIM C, Aris menjelaskan kini ada perubahan syarat untuk mendapatkan SIM mengemudi. "Syarat pemohon diminta melampirkan BPJS dan sertifikat mengemudi, syarat itu sesuai didasari Peraturan Polisi No. 2/2023," jelasnya.
Syarat baru tersebut akan disosialisasikan Polres Gunungkidul segera. “Nanti akan kami sosialisasikan yang masif karena masih banyak yang belum tahu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Korban Gempa di Myanmar Terperangkap Enam Hari, Diselamatkan Tim SAR Malaysia
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sempat Jadi Pintu Masuk, Exit Tol Tamanmartani Dialihkan Jadi Pintu Keluar Kembali
- Ribuan Orang Padati Pantai Parangtritis, Mayoritas Rombongan Keluarga
- Dishub Kota Jogja Pasang APILL Portable, Ini Lokasinya
- Setelah Lebaran, Mobilitas Warga DIY untuk Silaturahmi
- Mau ke Malioboro? Parkir di Gor Amongraga, Ada Shuttle Bus Siap Mengantar
Advertisement
Advertisement