Penelantaran Bayi di Sleman Terjadi Dua Kali Sepanjang 2026, Motifnya Sama
Polresta Sleman mencatat dua kasus penelantaran bayi sepanjang 2026. Keduanya dilakukan pasangan di luar nikah yang bingung mengasuh anak.
Dua terduga pelaku mutilasi berhasil dibekuk Polda DIY/Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Terduga pelaku mutilasi yang potongan tubuh korbannya ditemukan di Turi, Sleman berhasil dibekuk Polda DIY. Pelaku berhasil ditangkap di tempat pelariannya di Bogor, Jawa Barat.
Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol FX. Endriadi menerangkan identitas terduga pelaku mutilasi mulai dapat dirumuskan setelah identitas korban mutilasi berhasil diidentifikasi oleh RS Bhayangkara. Tim menemukan identitas korban berinisial R yang merupakan mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Jogja.
"Dari potongan tersebut kita bawa ke RS Bhayangkara, kita ambil sidik jarinya, kemudian kita olah, ada peralatan kita di Polda sehingga kita bisa mendapatkan identitas korban," terangnya pada Minggu (16/7/2023).
"Dari identitas korban tersebut kita melakukan penyelidikan mendalam melibatkan informasi dari lapangan masyarakat, kemudian digital forensik, kita dapatkan peralatan-peralatan medianya dari situ tadi saya sampaikan kita bisa merumuskan ataupun menemukan identitas pelaku," tambahnya.
Dari pendalaman tim berdasarkan digital forensik, pengolahan TKP serta informasi lapangan yang didapat, terduga pelaku mutilasi lalu mengerucut kepada W yang memiliki KTP Magelang dan RD yang ber-KTP DKI Jakarta. Dari situ polisi mulai melakukan upaya penangkapan terhadap terduga pelaku.
Pelaku kemudian ditangkap dalam pelariannya di wilayah Bogor, Jawa Barat pada (15/7/2023). Keduanya ditangkap di rumah kediaman RD yang terletak di Bogor. "Di kediamannya RD, di tempat tinggalnya RD," ujarnya.
"Tim Opsnal beserta perangkatnya melakukan pengejaran dan akhirnya kami berhasil mengamankan dan menangkap terduga pelaku," jelasnya.
Pasca penangkapan terduga pelaku mutilasi ini polisi akan mendalami motif tindakan pelaku melakukan aksi sadisnya kepada korban. "Sampai saat ini pelaku sudah ada Direktorat Reserse Kriminal Umum kemudian akan dilakukan pemeriksaan intensif terkait dengan motif kemudian perbuatan-perbuatan yang mereka lakukan," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman mencatat dua kasus penelantaran bayi sepanjang 2026. Keduanya dilakukan pasangan di luar nikah yang bingung mengasuh anak.
Kim Kurniawan mencetak dua asis saat PSS Sleman menang 3-0 atas PSM Makassar. Ia mengungkap ucapan “sekarang giliranmu” kepada Matheus Fornazari.
Jorge Martin kembali memimpin klasemen MotoGP 2026 setelah finis ketiga di Mandalika. Ia unggul dua poin atas Marc Marquez dan menyoroti tekanan ban.
Mural pelajar Jogja dalam HUT ke-270 Kota Jogja mengangkat budaya, kebersihan sungai, dan persoalan sampah melalui karya penuh pesan.
Speedtest Global Index Agustus 2026 menempatkan Indonesia di peringkat ke-70 untuk internet mobile dan ke-113 untuk fixed broadband
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan peran pengawas sekolah dalam meningkatkan mutu pembelajaran, mendampingi guru, dan menciptakan sekolah aman.