Bayar Rp50.000 Sehari, Ini Alasan Orang Tua Titip Bayi di Bidan Pakem
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Dua terduga pelaku mutilasi berhasil dibekuk Polda DIY/Harian Jogja -- Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, SLEMAN—Terduga pelaku mutilasi yang potongan tubuh korbannya ditemukan di Turi, Sleman berhasil dibekuk Polda DIY. Pelaku berhasil ditangkap di tempat pelariannya di Bogor, Jawa Barat.
Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol FX. Endriadi menerangkan identitas terduga pelaku mutilasi mulai dapat dirumuskan setelah identitas korban mutilasi berhasil diidentifikasi oleh RS Bhayangkara. Tim menemukan identitas korban berinisial R yang merupakan mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta di Jogja.
"Dari potongan tersebut kita bawa ke RS Bhayangkara, kita ambil sidik jarinya, kemudian kita olah, ada peralatan kita di Polda sehingga kita bisa mendapatkan identitas korban," terangnya pada Minggu (16/7/2023).
"Dari identitas korban tersebut kita melakukan penyelidikan mendalam melibatkan informasi dari lapangan masyarakat, kemudian digital forensik, kita dapatkan peralatan-peralatan medianya dari situ tadi saya sampaikan kita bisa merumuskan ataupun menemukan identitas pelaku," tambahnya.
Dari pendalaman tim berdasarkan digital forensik, pengolahan TKP serta informasi lapangan yang didapat, terduga pelaku mutilasi lalu mengerucut kepada W yang memiliki KTP Magelang dan RD yang ber-KTP DKI Jakarta. Dari situ polisi mulai melakukan upaya penangkapan terhadap terduga pelaku.
Pelaku kemudian ditangkap dalam pelariannya di wilayah Bogor, Jawa Barat pada (15/7/2023). Keduanya ditangkap di rumah kediaman RD yang terletak di Bogor. "Di kediamannya RD, di tempat tinggalnya RD," ujarnya.
"Tim Opsnal beserta perangkatnya melakukan pengejaran dan akhirnya kami berhasil mengamankan dan menangkap terduga pelaku," jelasnya.
Pasca penangkapan terduga pelaku mutilasi ini polisi akan mendalami motif tindakan pelaku melakukan aksi sadisnya kepada korban. "Sampai saat ini pelaku sudah ada Direktorat Reserse Kriminal Umum kemudian akan dilakukan pemeriksaan intensif terkait dengan motif kemudian perbuatan-perbuatan yang mereka lakukan," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
KPK mengawasi program Makan Bergizi Gratis agar bebas korupsi. Anggaran MBG 2026 mencapai Rp268 triliun dan jadi sorotan.
Kemeriahan Laki Code kemudian ditutup dengan special performance dari DJ Paws dan Los Pakualamos yang memukau dari panggung utama
UII mengecam penangkapan relawan dan jurnalis dalam misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza, termasuk alumnus UII asal Indonesia.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 20 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Lamine Yamal menargetkan rekor sebagai pemain Spanyol termuda yang mencetak hat-trick di Piala Dunia 2026 bersama La Roja.