Fakta Janggal Temuan 11 Bayi di Pakem Sleman, KPAI Buka Suara
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kulonprogo melayani peminjaman buku secara digital. ist/Antara/Dinas Perpustakaan dan Arsip Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO—Baru ada sebanyak 176 perpustakaan terakreditasi di Kabupaten Kulonprogo. Jumlah tersebut mencakup baik perpustakaan sekolah maupun perangkat daerah. Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip (Dispusip) Kulonprogo, Duana Heru Supriyanta mengatakan bahwa setidaknya terdapat 650 perpustakaan yang menjadi kewenangan Dispusip.
“Total ada sekitar 650 perpustakaan yang menjadi kewenangan kami. Hanya saja memang baru ada 176 perpustakaan yang sudah terakreditasi,” kata Duana ditemui di kantornya, Senin (17/7/2023).
Duana menambahkan Dinas Perpustakaan dan Arsip Kulonprogo mengambil peran dalam akreditasi perpustakaan yang dilakukan Perpustakaan Nasional. Tepatnya sebelum perpustakaan sekolah mengajukan akreditasi, Dispusip Kulonprogo akan memberikan pendampingan, evaluasi, dan pertimbangan-pertimbangan.
“Seperti jumlah buku minimal yang harus ada di perpustakaan itu 2.000 eksemplar. Ruangan dan sarana prasarana lain kalau belum ada yang kami berikan evaluasi. Kalau maju dan gagal kan malah sekolah rugi sendiri,” katanya.
Lebih jauh, Duana menjelaskan jawatannya selalu meningkatkan kualitas pelayanan atau fasilitasi perpustakaan daerah. Terbaru, Dispusip Kulonprogo menjalin kerja sama dengan PT Woolu Aksara Maya dalam rangka meningkatkan minat baca masyarakat Kulonprogo. Kerja sama tersebut mengarah pada fasilitasi buku elektronik.
BACA JUGA: Penjualan Daging Anjing di Jogja Tersebar di Lima Titik, Satpol PP Segera Bertindak
Kata dia, PT Woolu Aksara Maya membantu mereka dalam menyediakan platform dengan buku-buku digital yang dapat diakses dengan scan barcode.
“Inovasi terbaru yang beberapa hari ini kami sediakan adalah spot baca iKulonprogo. Orang cukup scan barcode di lobi perpustakaan daerah Kulonprogo, nanti akan tersedia 100 buku tanpa mendaftar. Itu beda dengan aplikasi iKulonprogo yang harus mendaftar dulu,” katanya.
Duana menambahkan Dinas Perpustakaan dan Arsip juga terus menambah koleksi buku yang ada di perpustakaan daerah. Penambahan tersebut dilakukan mendasarkan pada usulan pemustaka dan peminjam buku. Tidak hanya itu, pelayanan peminjaman buku pun dilakukan juga ketika akhir pekan.
“Pelayanan langsung ke sekolah-sekolah tentu juga kami lakukan baik dengan cara pelayanan maupun dropping buku. Kami tinggal buku di sana selama beberapa minggu,” katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kulonprogo, Arif Prastowo mengatakan akreditasi perpustakaan sangat penting bagi satuan-satuan pendidikan di Kulonprogo.
“Akreditasi perpustakaan ini penting. Karena itu ada beberapa cara dari satuan pendidikan dalam kebijakan penganggaran seperti penggunaan dana BOS untuk membeli buku-buku yang sesuai untuk memperkaya literasi mereka,” kata Arif, Senin (17/7/2023).
Arif juga mendorong agar setiap satuan pendidikan untuk memiliki tenaga perpustakaan. Dengan demikian ada personil khusus yang menangani perpustakaan tersebut.
Berkaitan dengan minat baca, menurut Arif dengan banyaknya buku yang dimiliki satuan pendidikan maka peningkatan minat baca pelajar juga harus ditingkatkan. Dengan begitu banyaknya buku sebanding dengan tingginya minat baca.
“Dari pihak kami, Disdikpora, lebih mengarah pada mendorong penguatan kebijakan perpustakaan di satuan pendidikan. Misalnya ada alokasi anggaran pengembangan perpustakaan dan upaya menumbuhkan minat baca atau tingkat literasi pelajar. Kalau Dispusip kan lebih ke pengelolaan teknis perpustakaannya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPAI soroti kejanggalan temuan 11 bayi di Sleman. Diduga ada praktik perdagangan bayi berkedok adopsi dan penitipan anak.
Kemlu RI mengecam tindakan Israel terhadap relawan Global Sumud Flotilla 2.0 dan terus mengupayakan pembebasan WNI yang ditangkap.
Talud Sungai Gajah Wong di Bantul ambrol dan mendekati jembatan. DPRD DIY mendesak penanganan darurat sebelum musim hujan tiba.
Barantin membentuk satgas 24 jam untuk mengawasi hewan kurban jelang Idul Adha 2026 dan memastikan lalu lintas ternak aman.
Polres Ponorogo menggeledah ponpes di Jambon usai pimpinan pesantren jadi tersangka pencabulan santri. Polisi sita sejumlah barang bukti.
Harga sembako Banyumas jelang Iduladha 2026 masih stabil. Harga sapi dan domba naik, namun stok pangan dipastikan tetap aman.