DPRD Sleman Perketat Pengawasan Usai Temuan 11 Bayi di Pakem
DPRD Sleman akan mengevaluasi instansi pemerintah tiap tiga bulan usai temuan 11 bayi di rumah wilayah Pakem, Sleman.
Para pelaku perjalanan melalui YIA, Kulonprogo, Rabu (11/5/2022). - Harian Jogja/Anisatul Umah
Harianjogja.com, KULONPROGO—Bea Cukai Yogyakarta meminta Pemerintah Kabupaten Kulonprogo memaksimalkan potensi Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) untuk mendongkrak pertumbuhan investasi dan ekonomi Kulonprogo. Upaya tersebut dapat dimulai dari pemetaan komoditas ekspor tinggi.
Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai VI, Turanto Sih Wardoyo mengatakan Pemkab Kulonprogo dapat membuat kajian atau analisa terkait jenis-jenis produk atau komoditas yang kerap dikirim melalui YIA.
BACA JUGA : Kulonprogo Punya 2 Produk Ekspor, Ini Peluang
“Pemkab Kulonprogo bisa menganalisa terkait produk apa saja yang diberangkatkan dengan pesawat di YIA. Coba saja [produk atau komoditas] itu yang dikembangkan. Pesawat kan alat transportasi yang mahal maka pertanyaannya barang apa yang akan naik. Kalau memang belum ada barangnya ya bagaimana caranya mengundang investasi ke Kulonprogo untuk menanamkan modal dan memproduksi barang yang bisa naik pesawat,” kata Turanto dihubungi, Sabtu (22/7/2023).
Turanto menambahkan sejauh ini, melalui pengamatannya, Kabupaten Kulonprogo belum miliki komoditas tingkat tinggi atau besar yang layak untuk diekspor melalui YIA. Kebanyakan produk masih berkisar pada produk pertanian, holtikultura, atau kerajinan kecil.
“Selama ini malah terjadi pergeseran karakter industri yang berpindah ke industri padat karya. Mungkin tujuannya untuk mengejar upah buruh murah. Kalau begitu kan tidak sesuai karakteristik YIA yang seharusnya dapat mengirim komoditas bernilai ekonomis tinggi,” katanya.
Investasi besar-besaran yang berporos pada YIA ditentukan oleh visi Pemkab Kulonprogo. Pemkab bisa mengundang investor yang dapat memproduksi komoditas dengan pengirimannya melalui YIA.
BACA JUGA : Tingkatkan Produk Ekspor, UPN Yogyakarta Dampingi
Lebih jauh, Turanto berpendapat kawasan peruntukan industri (KPI) Sentolo Kulonprogo perlu dioptimalkan. Hal tersebut penting menyusul KPI Sentolo belum berkembang.
“Perlu memaksimalkan KPI Sentolo untuk menarik investor-investor utamanya yang dapat memproduksi komoditas tinggi yang dapat dinaikkan [dikirim] pesawat lewat YIA,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Sleman akan mengevaluasi instansi pemerintah tiap tiga bulan usai temuan 11 bayi di rumah wilayah Pakem, Sleman.
Aston Villa menang 4-2 atas Liverpool di Liga Inggris 2025/2026 dan memastikan tiket Liga Champions musim depan.
Jadwal SIM Sleman Mei 2026 lengkap dengan Satpas, SIM keliling, dan layanan malam Simeru di Sleman City Hall. Cek lokasi dan syarat terbaru.
Jadwal Bus KSPN Jogja 2026 dari Malioboro ke Parangtritis, Drini, hingga Obelix Sea View. Tarif mulai Rp12.000, murah dan praktis.
Jadwal SIM keliling Gunungkidul Mei 2026 lengkap dengan SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, dan layanan malam. Cek lokasi dan syarat perpanjangan SIM.
Ratu Oceania Raya menggelar kegiatan Disney Day 2026 sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia