Pasangan Muda di Mlati Sleman Makin Pertimbangkan Ekonomi Sebelum Menikah
Pasangan muda di Mlati makin mempertimbangkan pendidikan, karier dan ekonomi sebelum menikah. Usia pendaftar terbanyak sekitar 25 tahun.
Ilustrasi./freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kulonprogo menggelar Job Fair di Aula SMK Negeri 2 Pengasih pada Rabu-Kamis (9-10/8/2023) mulai dari pukul 09.00 WIB-15.00 WIB. Dalam Job Fair tersebut, terdapat lebih dari 2.000 lowongan kerja (loker) yang dibuka, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
Pejabat Fungsional Pengantar Kerja Bidang Pengembangan dan Penempatan Tenaga Kerja Disnakertrans Kulonprogo, Esti Rohana mengatakan bahwa total lowongan kerja yang terdaftar melalui Job Fair mencapai 2.734 dari 25 perusahaan.
“Kami juga menghadirkan dari Pusat Rehabilitasi Yakkum terkait konsultasi dengan kedisabilitasan. Besok itu ada juga dua perusahaan [yang dapat menyalurkan] ke luar negeri melalui P3MI [Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia],” kata Esti, Selasa (8/8/2023).
Kedua perusahaan itu adalah PT Sukses Mandiri Utama dan PT Duta Wibawa Manda Putra. Melalui kedua perusahaan tersebut, pencari kerja dapat disalurkan untuk bekerja di Malaysia. “Setiap tahun selalu kami upayakan menggelar Job Fair. Dana yang dipakai juga dari APBD. Dapat kami anggarkan. Job Fair kali ini juga kedua kalinya setelah pandemi,” katanya.
Esti menjelaskan ketika pengunjung datang maka mereka akan diarahkan untuk melakukan registrasi online terlebih dahulu. Tujuan registrasi tersebut untuk memetakan jumlah pengunjung. Setelah itu, pengunjung dapat mengunjungi masing-masing stan perusahaan. “Pengunjung dapat sekadar mencari informasi terlebih dahulu atau bisa langsung mendaftar,” ucapnya.
BACA JUGA: Butuh Pekerjaan? Bantul Career Expo 2023 Sediakan 4.058 Lowongan
Disnakertrans Kulonprogo menargetkan dapat menarik 950 pengunjung utamanya pencari kerja selama dua hari. Tahun lalu, Job Fair yang digelar dapat menarik 1.000 lebih pengunjung baik dari dalam dan luar Kabupaten Kulonprogo.
Meskipun digelar di Kulonprogo, tegas Esti, Job Fair yang digelar ditujukan untuk masyarakat umum yang sedang mencari kerja. “Pada prinsipnya kami melayani seluruh pencari kerja masyarakat Indonesia,” lanjutnya.
Lebih jauh, Esti menjelaskan pada awalnya Disnakertrans Kulonprogo mentargetkan keikutsertaan 20 perusahaan. Ternyata animo perusahaan untuk terlibat dalam Job Fair sangat besar. Akhirnya terdapat 25 perusahaan yang ikut serta.
“Job Fair ini memang menjadi salah satu upaya kami untuk mengurangi angka pengangguran melalui percepatan penempatan. Program yang melibatkan pelajar juga ada melalui bursa kerja. Kami berikan pembinaan ke bursa kerja, khusus yang ada di SMK,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pasangan muda di Mlati makin mempertimbangkan pendidikan, karier dan ekonomi sebelum menikah. Usia pendaftar terbanyak sekitar 25 tahun.
Google menguji pusat data AI di luar angkasa lewat Project Suncatcher dengan membawa empat chip TPU ke orbit.
Gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang mengguncang Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, Minggu pagi, dilaporkan menyebabkan seorang lansia
Bedog Artsfest ke-16 di Sleman mengusung tema Ngerawat Rasa dengan menjadikan sungai sebagai ruang seni dan pesan kepedulian lingkungan.
KKP akan mencabut izin KM Maulana 23 setelah dugaan kekerasan terhadap ABK viral. Kapal membawa 28 ABK dan kini diamankan di Dobo.
Pertamina kembali mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) naik kelas melalui Pertamina SMEXPO 2026 Regional Jogja.