PAD Wisata Gunungkidul Melejit, Dewan Minta Target Dinaikkan
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Suasana di kawasan Embung Batara Sriten di Desa Pilangrejo, Kecamatan Nglipar. Foto diambil belum lama ini./Istimewa/Dinas Pariwisata Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Sriten Festival bakal digelar di kawasan wisata Embung Batara Sriten di Kalurahan Pilangrejo, Nglipar, Gunungkidul mulai 25-27 Agustus 2023. Perhelatan ini jadi bagian untuk mempromosikan wisata di sisi utara Gunungkidul.
Ulu-Ulu Kalurahan Pilangrejo, Aris Widartono mengatakan, Sriten Festival 2023 terselenggara berkat kerja sama antara Dinas Pariwisata DIY dengan Pemkab Gunungkidul. Adapun penyelenggaraan didukung dana keistimewaan dari Pemerintah DIY.
Rencananya event ini berlangsung selama tiga hari mulai 25-27 Agustus 2023. Berbagai kegiatan telah dipersiapkan mulai dari lomba paralayang, kirab budaya dan kenduri bersama di puncak gunung.
BACA JUGA : Long Weekend Kali Ini, Pemkab Gunungkidul Ingin Dapat PAD Rp407 Juta
“Tema kegiatan adalah Destination Sport and culture. Lokasinya berada di kawasan Embung Batara Sriten,” katanya, Jumat (11/8/2023).
Dia berharap acara Sriten Festival dapat berjalan dengan lancar. Penyelenggaraan kegiatan, salah satunya untuk mempromosikan wisata di sisi utara Gunungkidul. Salah satunya di Embung Batara Sriten di Kalurahan Pilangrejo.
Embung Sriten merupakan salah satu destinasi wisata tertinggi di Gunungkidul. Lokasinya berada di ketinggian sekitar 859 meter di atas permukaan laut. “Pemandangannya indah dan destinasi ini menjadi salah satu spot untuk paralayang. Makanya saat festival diadakan lomba olahraga ini,” katanya.
Sebelumnya, Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mendukung penuh upaya pengembangan sektor utara, salah satunya yang menyangkut destinasi wisata. Menurut dia, dari sisi objek banyak lokasinya unggulan mulai dari kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran, Embung Sriten hingga kawasan Gunung Gambar.
Selama ini baik program masih terpusat di zona selatan dengan panorama keindahan pantai. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk mengembangkan sisi utara sehingga muncul pemerataan di wilayah Gunungkidul mulai dari selatan, tengah hingga utara.
“Tujuannya untuk pemerataan dan berkeadilan. Jadi, sisi utara menjadi salah satu titik yang diprioritaskan dalam pembangunan,” katanya.
BACA JUGA : Wow! Promosikan Gunungkidul, Pemkab Undang Puluhan Agen Wisata
Sunaryanta mengungkapkan, untuk pembangunan sudah dimulai. Selain pembangunan jalan, juga ada pembuatan parkir di kawasan Gunung Api Purba Nglanggeran.
“Sudah dimulai dan harapannya bisa berdampak signifikan terhadap upaya pengembangan wisata, khususnya di zona utara Gunungkidul. Untuk yang lain akan dilakukan secara bertahap,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Gunungkidul tembus Rp26 miliar hingga Mei 2026. DPRD meminta target pendapatan daerah dinaikkan saat APBD Perubahan.
Mikel Arteta resmi jadi Manager of the Season setelah membawa Arsenal juara Premier League 2025/2026 usai 22 tahun menunggu.
Ferrari Luce sebagai mobil listrik pertama Ferrari memicu penurunan saham dan debat soal arah elektrifikasi supercar.
Sapi kurban 1 ton dari Presiden Prabowo dibagikan ke 300 KK di bantaran Code, Kota Jogja saat Iduladha.
HP cepat panas bisa disebabkan kebiasaan penggunaan dan lingkungan. Simak penyebab dan cara mengatasinya agar ponsel tetap awet.
Red flag dan green flag jadi cara populer menilai hubungan sehat atau berisiko dalam percintaan modern.