Lewat Film BNNP DIY Sebut Bahaya Narkoba Bertransformasi Jadi Permen
film berdurasi 1 jam 38 menit tersebut memberikan gambaran visual mengenai dampak penyalahgunaan narkoba sekaligus upaya pencegahannya.
Eko Suwanto/Ist
JOGJA—Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY menyebutkan apresiasi diberikan kepada Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X yang membentuk Jaga Warga, sekaligus memberi ruang peran dan wadah sukarela bagi masyarakat, turut menjadi garda untuk menjaga Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.
“Hadirnya sukarelawan, rasa sukarela inilah yang penting dilipatgandakan. Semua warga masyarakat, bisa berperan dengan posisi masing-masing. Hal yang utama, adalah menjaga persatuan dan melayani masyarakat, bersama pemerintah dan pihak-pihak lain semisal Linmas, Pancatertib, FKDM, FKPM, termasuk TNI dan Polri,” kata Eko Suwanto, politisi muda PDI Perjuangan, Kamis (31/8/2023).
BACA JUGA: 11 Tahun Keistimewaan DIY, Kemantren Danurejan Bikin Museum dan Pentas Seni
Secara khusus, Eko Suwanto, politisi muda PDI Perjuangan menyebutkan di momentum 11 tahun Keistimewaan DIY selain mengapresiasi kehadiran Jaga Warga, masih ada kebutuhan mendesak untuk melakukan penataan kelembagaan sebagai langkah respon kebijakan pembangunan Keistimewaan DIY ke depan
Khusus untuk Kota Yogyakarta, salah satu hal yang didorong adalah harus ada perbaikan manajemen kelembagaan.
Sesuai Pergub DIY No 25/2019 berkaitan dengan pasal 5 itu diatur, Gubernur punya kewenangan memberikan bab keistimewaan kepada lurah, di kelurahan dengan tiga urusan, pertanahan, tata ruang dan kebudayaan.
"Pemkot Yogyakarta harus cekat ceket merevisi Perda kelembagaan dan keuangan daerah untuk segera meningkatkan kelurahan sebagai SKPD. Kalau di kabupaten sudah ada alokasi dana keistimewaan melalui desa, jumlahnya Rp 132 M. Sementara di kota Yogyakarta baru dialokasikan Rp 1,4 m atau sekitar Rp 100 juta per satu Kemantren," kata Eko Suwanto, politisi muda PDI Perjuangan. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
film berdurasi 1 jam 38 menit tersebut memberikan gambaran visual mengenai dampak penyalahgunaan narkoba sekaligus upaya pencegahannya.
Hiromu Tanaka mengaku gugup saat pertama kali bermain di luar Jepang bersama PSS Sleman. Ia kini beradaptasi dengan cuaca Indonesia.
Gunungkidul menyiapkan fasilitas RDF berkapasitas 60 ton sampah per hari. Lelang ditargetkan Oktober 2026 dan beroperasi 2029.
Pemkot Magelang mengingatkan pentingnya menguras tangki septik berkala melalui layanan L2T2 demi sanitasi sehat dan berkelanjutan.
Prabowo menghadiri peluncuran MOLINAS di Cikarang, mencakup manufaktur, baterai, charging, pembiayaan hingga pasar.
DPRD Gunungkidul menyoroti sejumlah sekolah yang belum menerima MBG dan mendorong perluasan program agar lebih merata.