Siap Melesat, Pebalap Astra Honda Bidik Podium di ARRC Buriram
Menatap putaran kedua dengan level kepercayaan diri yang meningkat, AHRT menurunkan deretan pebalap kebanggaan Indonesia di tiga kelas utama ARRC
Eko Suwanto/Ist
JOGJA—Eko Suwanto, Ketua Komisi A DPRD DIY menyebutkan apresiasi diberikan kepada Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X yang membentuk Jaga Warga, sekaligus memberi ruang peran dan wadah sukarela bagi masyarakat, turut menjadi garda untuk menjaga Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI.
“Hadirnya sukarelawan, rasa sukarela inilah yang penting dilipatgandakan. Semua warga masyarakat, bisa berperan dengan posisi masing-masing. Hal yang utama, adalah menjaga persatuan dan melayani masyarakat, bersama pemerintah dan pihak-pihak lain semisal Linmas, Pancatertib, FKDM, FKPM, termasuk TNI dan Polri,” kata Eko Suwanto, politisi muda PDI Perjuangan, Kamis (31/8/2023).
BACA JUGA: 11 Tahun Keistimewaan DIY, Kemantren Danurejan Bikin Museum dan Pentas Seni
Secara khusus, Eko Suwanto, politisi muda PDI Perjuangan menyebutkan di momentum 11 tahun Keistimewaan DIY selain mengapresiasi kehadiran Jaga Warga, masih ada kebutuhan mendesak untuk melakukan penataan kelembagaan sebagai langkah respon kebijakan pembangunan Keistimewaan DIY ke depan
Khusus untuk Kota Yogyakarta, salah satu hal yang didorong adalah harus ada perbaikan manajemen kelembagaan.
Sesuai Pergub DIY No 25/2019 berkaitan dengan pasal 5 itu diatur, Gubernur punya kewenangan memberikan bab keistimewaan kepada lurah, di kelurahan dengan tiga urusan, pertanahan, tata ruang dan kebudayaan.
"Pemkot Yogyakarta harus cekat ceket merevisi Perda kelembagaan dan keuangan daerah untuk segera meningkatkan kelurahan sebagai SKPD. Kalau di kabupaten sudah ada alokasi dana keistimewaan melalui desa, jumlahnya Rp 132 M. Sementara di kota Yogyakarta baru dialokasikan Rp 1,4 m atau sekitar Rp 100 juta per satu Kemantren," kata Eko Suwanto, politisi muda PDI Perjuangan. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Menatap putaran kedua dengan level kepercayaan diri yang meningkat, AHRT menurunkan deretan pebalap kebanggaan Indonesia di tiga kelas utama ARRC
Pemkab Sleman mengalokasikan Rp8,6 miliar untuk pemeliharaan jalan desa pada 2026. Sebanyak 86 desa mendapat Rp100 juta.
Kemnaker membuka sertifikasi kompetensi gratis bagi alumni magang nasional hingga 15 Mei 2026 dengan sertifikat resmi BNSP.
PDAB Tirtatama DIY mengusulkan kenaikan tarif air curah Rp500 per meter kubik untuk menekan subsidi Pemda DIY yang membengkak.
Anthony Ginting menghadapi Shi Yu Qi pada hari kedua Thailand Open 2026. Berikut jadwal lengkap 10 wakil Indonesia di Bangkok.
Lima weton diprediksi perlu ekstra waspada pada Rabu Kliwon 13 Mei 2026, mulai konflik hingga persoalan finansial.