Kasus HIV-AIDS Gunungkidul Bertambah, 13 Anak Terpapar
Kasus HIV/AIDS di Gunungkidul bertambah 36 hingga Mei 2026. Dinkes mencatat 372 pasien rutin berobat, termasuk 13 anak.
Kapolda DIY Irjen Suwondo Nainggolan dalam kegiatan Jumat Curhat di Kalurahan Gedangrejo, Karangmojo. Jumat (1/9/2023).- Ist.dok Polres Bantul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kapolda DIY Irjen Suwondo Nainggolan memberikan pujian terhadap Gunungkidul karena tidak ada kasus klitih atau kejahatan jalanan yang melibatkan anak-anak. Hal ini disampaikan saat melakukan kegiatan Jumat Curhat di Resto Warnasari di Kalurahan Gedangrejo, Karangmojo, Jumat (1/92023).
“Alhamdulillah di Gunungkidul tidak ada. Harus dipertahankan, namun jangan sampai terlena,” kata Suwono.
Menurut dia, klitih tidak ada dalam bahasa hukum. Keberadannya merupakan istilah yang berkembang di masyarakat untuk merepresentasikan adanya kejahatan jalan yang dilakukan anak-anak. “Jangan dipakai lagi. Yang benar adalah kejahatan jalanan anak dan rata-rata pelakunya masih di bawah umur,” ungkapnya.
Suwondo mengatakan, geng kejahatan jalanan anak sudah ada sejak 2007 lalu dan hingga sekarang masih eksis. Untuk menangkal aksi ini, masyarakat diminta berparisipasi.
Salah satunya dengan menggerakan kegiatan Ibu Memanggil. Program ini, lanjut dia, dijalankan oleh setiap keluarga dengan membangun komunkasi yang baik dengan anak-anak.
Diharapkan dengan adanya hubungan tersebut, maka anak tidak tergantung kepada gawai sehingga bisa berinteraksi dan membangun kedekatan dalam keluarga. Suwondo mengakui, program Ibu Memanggil tidak akan berhasil tanpa partisipasi dari masyarakat.
“Kerja sama seluruh pihak dari pemerintah kalurahan hingga tokoh masyarakat. Mari bersama-sama menyelamatkan generasi penerus bangsa dari salah peraulan yang mengarah ke tindak kriminal,” katanya.
BACA JUGA: Dalam Jumat Curhat, Kapolda DIY Ungkap Penyebab Terjadinya Kejahatan Jalanan
Kapolres Gunungkidul, AKBP Edy Bagus Sumantri mengatakan, akan terus berupaya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan di masyarakat. berbagai upaya terus dilakukan, salah satunya dengan menggelar operasi cipta kondisi di masayrakat.
Ia menginstruksikan seluruh polsek terus melakukan patroli pengawasan lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah aksi kejahatan jalanan sehingga keamanan di wilayah masing-masing tetap terjaga.
“Tidak boleh terlena dan kondisi kamtibmas harus benar-benar dijaga,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui untuk kamtibas juga dibutuhkan partisipasi aktif dari masyarakat. Salah satunya dengan menggalakkan sistem keamanan lingkungan. “Adanya kolaborasi yang baik maka upaya menjaga keamnaan wilayah akan semakin optimal,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus HIV/AIDS di Gunungkidul bertambah 36 hingga Mei 2026. Dinkes mencatat 372 pasien rutin berobat, termasuk 13 anak.
Polresta Sleman menangkap pelaku pembegalan bersenjata tajam yang merampas motor, ponsel, dan dompet milik pekerja di Pakem. Polisi segera menggelar rilis kasus
Memberi minum kepada korban kecelakaan ternyata bisa berbahaya. Simak penjelasan medis mengenai risiko tersedak, aspirasi, hingga gangguan penanganan darurat.
Gaji baru masuk tetapi saldo rekening cepat menipis? Simak empat cara mengelola pengeluaran rutin agar keuangan tetap aman hingga akhir bulan.
Amerika Serikat memberlakukan visa bond permanen hingga Rp327 juta bagi pemohon dari 50 negara, termasuk Indonesia.
Wamen Diktisaintek Stella Christie mengungkap tingkat penyerapan kerja lulusan vokasi mencapai 77%, lebih tinggi dibanding lulusan akademik yang berada di angka