Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Sejumlah iklan bakal calon legislatif bertebaran di sekitar lampu APPIL, di jalan Parangtritis, simpang Manding, Sabtu (2/9/2023)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, BANTUL—Spanduk atau media iklan luar ruang lain terkait politik pemilu 2024 baik dari partai politik maupun bakal calon legislatif (caleg) sudah banyak bertebaran di Bantul meski belum memasuki masa kampanye. Bahkan beberapa melanggar regulasi lokasi.
Berdasarkan pantauan Harian Jogja, beberapa spanduk dan media iklan luar lainnya dari para bakal calon legislatif terpasang di sekitar lampu APPIL jalan Parangtritis simpang Manding, lampu APPIL jalan Bantul simpang Masjid Agung Bantul dan beberapa simpang empat lainnya.
Plt Kepala Satpol PP Bantul, Jati Bayubroto, mengakui saat ini Satpol PP memang baru menindak iklan-iklan luar ruang komersial yang melanggar regulasi, dan belum menertibkan yang berkaitan politik. “Kami belum menyentuh, nanti mau kami diskusikan dulu,” katanya, Sabtu (2/9/2023).
Terkait hal ini pihaknya akan berkoordinasi dulu dengan Badan Pengawas pemilu (Bawaslu) sekaligus dengan pratai politik di Bantul. “Agar nanti pemasangan itu sesuai ketentuan, tidak mengganggu ketertiban, keindahan dan sebagainya,” ungkapnya.
BACA JUGA: Langgar Aturan, Puluhan Spanduk dan Rontek di Bantul Ditertibkan
Ia berharap proses penertiban iklan-iklan politik ini menggunakan cara-cara yang persuasif karena sifatnya sensitif. “Sehingga kami berpikir kalau bisa penegakan dan penertiban, tapi tidak menimbulkan hal-hal yang menjadi kurang baik,” katanya.
Dari diskusi bersama itu, nantinya diharapkan para peserta pemilu bisa melepas sendiri iklan-iklannya yang tidak sesuai ketentuan. “Kalau memang ada yang melanggar, mengganggu keindahan dan sebagainya, dari pihak mereka bisa berkenan melepas sendiri,” paparnya.
Jika sudah memasuki masa kampanye, yakni pada 28 November mendatang, maka Bawaslu Bantul yang berwenang menertibkan dengan dasar hukum Peraturan KPU (PKPU). Sebelum masa itu, penertiban masih menjadi kewenangan Satpol PP Bantul.
Adapun dasar hukum yang digunakan yakni Perda Bantul No. 10/2020 tentang perubahan dari Perda No. 20/2015 tentang Penyelenggaraan Reklame dan Media Informasi. Di situ diatur lokasi dan cara pemasangan iklan-iklan luar ruang.
Beberapa lokasi yang dilarang yakni di sepanjang jalan Jendral Sudirman, di trotoar, devider atau median jalan, jembatan, portal atau jenis konstruksi lainnya yang melintang di atas jalan, pohon, tiang listrik, tiang telepon, lampu APPIL, lampu penerangan jalan umum dan rambu lalu-lintas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Polisi mendalami peran delapan orang usai penggerebekan MP Club Pekanbaru. Sebanyak 63 dari 68 orang yang diamankan positif narkotika.
Bedah buku Pilar-Pilar Pemberdayaan Masyarakat Desa di Potorono, Bantul, membahas optimalisasi potensi kalurahan melalui BUMKal, tanah kas desa, pertanian, dan
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 13 Oktober 2026, lengkap dengan lokasi MPP, SIMENOR, jam pelayanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Gunungkidul Oktober 2026, lengkap dengan lokasi SIMMADE, SIMPITU, SIM Keliling, jam pelayanan, dan syarat perpanjangan.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY 13 Oktober 2026 di Sleman, lengkap dengan lokasi SIM Corner, jam pelayanan, dan syarat perpanjangan SIM.