Subsidi Energi Mau Diubah, Pakar UGM Ingatkan Risiko Ini
Pakar UGM menilai reformasi subsidi energi berbasis individu penting, namun berisiko menekan daya beli dan memicu inflasi.
Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Pasar Condongcatur ditutup dan diberi peringatan dilarang membuang sampah, Senin (31/7/2023)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Kabupaten Sleman mendapatkan pembatasan kuota pembuangan sampah yang bisa dibuang ke TPA Piyungan. Jumlah kuota tersebut belum mengkaver seluruh sampah yang diproduksi Sleman setiap harinya.
"Ya kuota kita antara mungkin 25-27 truk per hari. Itu sudah termasuk yang jasa pengangkutan swasta," Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sleman, Epiphana Kristiyani pada Minggu (3/9/2023).
Bila satu truk mampu membawa lima ton sampah, alokasi tersebut satara 125-135 ton sampah per harinya yang bisa dibuang DLH Sleman ke TPA Piyungan. Padahal rata-rata produksi sampah harian Sleman kini mencapai angka 256 ton. Artinya hanya sekitar 50 persen jumlah sampah masyarakat Sleman yang mampu ditampung ke TPA Piyungan setiap harinya.
Rata-rata harian produksi sampah di Sleman sejatinya menunjukan tren penurunan sejak TPA Piyungan ditutup. Meski sudah turun sekitar 74 ton dari 330 ton per harinya, tak semua sampah di Sleman bisa dibuang ke Piyungan. Fakta ini membuat gaya hidup pengurangan produksi sampah kata Epi, harus terus dilanjutkan oleh masyarakat.
"Kita harus tetap pengurangan dan pemilihan sampah, itu harus tetap dilanjutkan," katanya.
Di sisi lain, gerakan pengelolaan sampah dari berbagai kalangan mulai dari tingkat kalurahan maupun warga, dinilai akan membantu menangani persoalan Sleman. Beberapa pengolahan sampah mandiri yang sudah berjalan di antaranya ada di daerah Sinduadi, Tirtoadi Pandowoharjo dan berbagai lokasi lainnya.
BACA JUGA : Gerakan Pilah Sampah di Sleman Berhasil Turunkan Volume Sampah Harian
"Kedepan saya pikir dengan kondisi saat ini pengelolaan sampah itu diserahkan Kabupaten/Kota ya kita akan berupaya melaksanakan itu. Alhamdulilah kan sudah dibantu berbagai pihak, oleh karena itu saya yakin lah bisa kita untuk menjalankan perintah dari bapak Gubernur," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pakar UGM menilai reformasi subsidi energi berbasis individu penting, namun berisiko menekan daya beli dan memicu inflasi.
Polres Bantul menangkap buruh harian di Imogiri yang diduga menyimpan 33 butir alprazolam tanpa izin. Kasus masih dikembangkan.
Kenali gejala awal Ebola varian Bundibugyo yang kini menjadi perhatian dunia. Dosen FKIK UMY menjelaskan gejala, kelompok berisiko, hingga langkah pencegahan.
Rute Trans Jogja 2026 terbaru lengkap beserta tarif resmi. Cek jalur bus Trans Jogja yang menghubungkan Malioboro, Bandara, Prambanan, hingga Bantul.
Simak cara tukar uang rusak di Bank Indonesia melalui PINTAR BI, lengkap dengan syarat, jadwal layanan, dan ketentuan penggantian.
Pemkot Pekalongan mencatat 11.090 penerima PKH desil 1-4 dan mendorong warga yang sudah mampu melakukan graduasi mandiri.