Warga Sleman Rasakan Manfaat JKN PBI JK, Layanan Kesehatan Tanpa Diskriminasi
Keberadaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui segmen Peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) terus dirasakan manfaatnya
Elma Ismiyati, salah satu peserta Program JKN yang dikelola BPJS Kesehatan./ Istimewa
JOGJA—Perkembangan teknologi kian memudahkan kegiatan manusia, termasuk dalam mengurus kesehatan.
Elma Ismiyati sudah merasakan manfaat saat mengurus banyak hal bisa melalui ponselnya. Agar semakin praktis, Elma mengunduh Aplikasi Mobile JKN yang menjadi layanan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.
Dalam satu aplikasi, banyak fitur yang bisa Elma manfaatkan, termasuk memeriksa jadwal dokter di puskesmas maupun klinik, berpindah fasilitas kesehatan tingkat pertama, membuat temu janji dengan dokter, sampai skrining riwayat kesehatan.
“Bisa juga mengambil antrean saat hendak periksa ke klinik, sehingga waktu yang ada bisa dimanfaatkan untuk kegiatan lain,” kata Elma, Kamis (31/8).
Penyakit yang sedang singgah di tubuh kala itu, bisa lebih cepat mendapat penanganan. Harapannya, semakin cepat penanganan, semakin cepat juga potensi pulihnya.
Sebagai manusia biasa yang masih memungkinkan untuk sakit, Elma merasa perlu adanya jaminan kesehatan. Kini, dia menjadi peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dikelola BPJS Kesehatan. Ia menjadi peserta dari fasilitas kantornya. Bekerja sebagai karyawan swasta di Jogja, dengan segala dinamikanya, membuat tubuh kadangkala terserang penyakit.
Dia beberapa kali sakit, dan berobat menggunakan fasilitas JKN. “Pernah akses menggunakan JKN beberapa kali, sekitar setiap dua bulan sekali. Saat periksa di fasilitas kesehatan tingkat pertama menggunakan JKN, di sebuah klinik dokter di daerah Muntilan, Magelang,” kata perempuan berusia 23 tahun asal Magelang ini.
Selama pemeriksaan kesehatan menggunakan penjaminan JKN, Elma merasa puas dengan pelayanannya. Tidak ada perbedaan perlakuan dengan pasien umum atau dengan pasien JKN. Ruang antrean dan ruang tunggu juga sama. Pelayanan di fasilitas kesehatan tingkat pertama yang Elma gunakan juga responsif.
BACA JUGA: BPJS Kesehatan Klaim Program JKN Indonesia Menjadi Contoh Banyak Negara
Dia menggunakan akses jaminan JKN untuk berobat jenis sakit ringan seperti pilek, batuk, dan demam. Untungnya tidak setiap sakit harus berlanjut ke rumah sakit. Mayoritas sakit sudah selesai di fasilitas kesehatan tingkat pertama.
“Akses layanan JKN cukup membantu, termasuk dari biaya dan rasa aman. Di Aplikasi Mobile JKN juga banyak informasi tentang layanan dan kesehatan yang juga sangat membantu,” katanya.
Meski menjadi pesertaJKN, tetap ada harapan apabila Elma tidak sering-sering memakainya untuk berobat. Artinya dia berharap tubuhnya selalu sehat. Meski tidak dipungkiri, menjadi peserta JKN memberikan rasa aman di badan dan juga pikiran. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Keberadaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui segmen Peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) terus dirasakan manfaatnya
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 21 September 2026 lengkap 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta ke Palur beserta tarif Rp8.000.
Jadwal SIM Keliling Jogja Senin 21 September 2026 tersedia di Alkid. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Kulonprogo hari ini, Senin 21 September 2026, tersedia di MPP. Cek lokasi, jam layanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.
Wawali Surakarta Astrid Widayani ikut lomba mancing bersama warga di Sungai Toklo. Ia mengajak warga menjaga kebersihan sungai.
Film Djamin Setia Selamanya mengangkat perjuangan Djamin Ginting sekaligus membawa pesan keberanian menghadapi tantangan bagi generasi kini.