Krisis Air Gunungkidul, Warga Semin Gali Kali Oya yang Kering
Kekeringan Gunungkidul meluas. Warga Semin menggali aliran Kali Oya yang mengering untuk mendapatkan air bersih.
Tenaga Honorer - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul meminta kepada masyarakat mewaspadai penipuan berkedok rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Hal ini tak lepas adanya penerimaan pegawai yang pendaftarannya mulai dibuka Rabu (20/9/2023).
Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Gunungkidul, Iskandar mengatakan, di setiap penyelenggaraan rekrutmen PNS maupun P3K ada potensi penipuan berkedok membantu untuk memuluskan didalam penerimaan. Meski terus berulang, hal ini tetap harus diwaspadai oleh Masyarakat agar tidak menjadi korban penipuan.
BACA JUGA : Mulai Besok, Pendaftaran P3K di Gunungkidul Resmi Dibuka
“Jadi memang harus benar-benar diwaspadai. Jangan sampai menjadi korban,” kata Iskandar kepada wartawan, Rabu (20/9/2023).
Meski demikian, ia mengakui hingga sekarang belum ada laporan atau pencatutan nama pejabat di lingkup Pemkab Gunungkidul yang digunakan untuk modus penipuan. “Intinya jangan mudah dirayu akan dipermudah didalam penerimaan, tapi harus memberikan imbalan. Jelas, ini adalah modus penipuan,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Gunungkidul, Sri Suhartanta. Menurut dia, para peminat harus memahami pedoman secara keseluruhan dalam tahapan seleksi. Paling awal, lanjut dia, adalah pemahaman yang mendalam berkaitan dengan persyaratan pendaftaran, tata kala atau jadwal waktu pelaksanaan seleksi dan lain sebagainya.
“Semua sudah diatur secara rinci dan dibuat pengumuman yang telah disampaikan ke publik. Ada format data yang harus diisi sesuai dengan teknis CASN,” katanya.
Pendaftaran P3K di Gunungkidul sudah dibuka sejak Rabu ini. Rencananya berlangsung hingga 9 Oktober 2023 mendatang. Adapun pelaksanaannya dilakukan secara online lewat web yang telah tersedia.
Total formasi yang dibuka sebanyak 439 formasi. Adapun rinciannya, sebanyak 180 formasi untuk tenaga pendidik atau guru, 139 lowongan bagi tenaga Kesehatan dan 120 formasi untuk tenaga teknis.
BACA JUGA : Dana Cekak, Pemkab Gunungkidul Tak Berani Tambah Banyak Pegawai
“Untuk pendaftaran nantinya akan melalui sscasn.bkn.go.id,” katanya.
Sri Suhartanta mengatakan, tahapan seleksi dilaksanakan secara obyektif dan transparan. Didalam pelaksanaan juga mendapatkan supervisi langsung dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).
“Tidak ada titip-titipan. Kalau ada yang menawarkan kemudahan, harus diwaspadai karena berpotensi menjadi korban penipuan. Jadi, harus berhati-hati,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kekeringan Gunungkidul meluas. Warga Semin menggali aliran Kali Oya yang mengering untuk mendapatkan air bersih.
Kemenpora mengajukan anggaran Rp4,019 triliun untuk 2027, termasuk Rp2,4 triliun bagi program prioritas kepemudaan dan olahraga.
Properti Kulonprogo masih stagnan meski YIA hadir. Spekulasi tanah dan minimnya kawasan terpadu menjadi sejumlah tantangan.
Fadli Zon menyiapkan buku sejarah tematik tentang kepahlawanan, termasuk sejarah Majapahit dan perjuangan mempertahankan kemerdekaan 1945-1950.
MBG 3B telah menjangkau 10,8 juta penerima hingga 18 Agustus 2026. Pemerintah mengejar target 21 juta penerima manfaat.
Asphirasi Connect 2026 di Jogja memperkuat sinergi pengusaha Haji dan Umrah melalui konsolidasi, sharing bisnis, networking, dan business matching.