Advertisement
Bakal Dirikan Layanan Ramah Disabilitas, Dinpar Kulonprogo Sediakan Fasilitas Virtual Reality
Anak difabel / Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kulonprogo segera mendirikan layanan informasi ramah disabilitas bernama laku wirasa. Laku wirasa merupakan pemendekan dari layanan Kulonprogo ramah disabilitas. Program tersebut merupakan inovasi jangka pendek dan menengah sebelum menuju rehabilitasi infrastruktur fisik pariwisata di Kulonprogo.
Kepala Dispar Kulonprogo, Joko Mursito, mengatakan program tersebut akan menyasar penyandang disabilitas netra, daksa, grahita, dan rungu. Mereka akan disuguhkan fasilitas virtual reality atau VR dengan pemandu wisata tokoh wayang bernama geblek dan sengek.
Advertisement
Baca Juga: Didukung Dana Keistimewaan, Desa Wisata di Kulonprogo 3 Kali Raih ADWI
“Kami akan membuat virtual reality [VR] untuk dapat membawa wisatawan [difabel] berpetualang. VR itu nanti akan ada layanan petualangan yang dipandu tokoh wayang wisata, geblek dan sengek,” kata Joko ditemui di kantornya, Selasa (20/9/2023).
Dalam VR tersebut, wisatawan dapat melihat tiga tanda berupa warna merah, kuning, dan hijau. Warna tersebut akan menjadi penanda tingkat kerawanan suatu destinasi wisata.
“Dalam VR itu nanti difabel akan dipandu ke sejumlah destinasi seperti di Waduk Sermo. Nah, di Waduk Sermo itu masuk zona kuning untuk tuna netra. Maksudnya adalah penyadang disabilitas netra dapat pergi ke sana tapi harus hati-hati,” katanya.
Baca Juga: Dispar Kulonprogo Gelar Lomba Potensi Desa Wisata
Tiap warna tersebut akan menyesuaikan dengan kondisi disabilitas yang ada. Nantinya akan ada rekomendasi-rekomendasi atas penyesuaian antara kondisi disabilitas dengan warna yang muncul dalam VR.
“Nanti ada semacam zona itu atau kluster-kluster. Itu salah satu produk di VR. Program ini akan kami usahakan Perbupnya. Nah, tahun 2025 kan kami akan meninjau ulang Perda Riparda maka akan kami masukan program itu. Biar inkulsif tourism jadi bagian dari Perda Riparda,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua NPC Kulonprogo, Widi Nuryanto, mengatakan Dispar Kulonprogo pernah datang ke NPC Kulonprogo untuk mengajak membangun pariwisata ramah disabilitas.
“Pak Joko Mursito dulu pernah datang ke sekretariat bertemu teman-teman disabilitas. Dispar mengajak teman-teman yang arahnya pada pariwisata ramah disabilitas. Kalau saat ini kan pariwisata masih ada yang belum bisa diakses disabilitas,” kata Widi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KPK Tahan Bupati Cilacap Syamsul Auliya Terkait Kasus Pemerasan THR
Advertisement
Destinasi Wisata dengan Panorama Samudera dari Atas Karang Gunungkidul
Advertisement
Berita Populer
- Pemkot Jogja Siapkan Penataan Fasad Toko di Malioboro
- Dana Desa Menyusut, DPRD DIY Soroti Dampak pada Program Kalurahan
- Grebeg Syawal Kraton Jogja Tahun Ini Tanpa Kirab Gajah, Ini Alasannya
- Buruh Rokok DIY Tolak Rencana Pemangkasan BLT Dana Bagi Hasil Cukai
- Jadwal Imsak, Subuh hingga Buka Puasa Jogja Sabtu 14 Maret 2026
Advertisement
Advertisement






