Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Gunungkidul Kerahkan 120 Petugas
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Sutilah, petani asal Kalurahan Bendung saat menunjukan sumur bor miliknya yang terus mengeluarkan air dengan sendirinya sejak dibuat di 2019 lalu. Jumat (22/9/2023). Harian Jogja/David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Warga Dusun/Padukuhan Widoro Lor, Bendung, Semin, Gunungkidul sempat digegerkan adanya pembuatan sumur bor yang airnya mengalir dengan sendiri di 2019 lalu. Empat tahun berselang, sumur ini tetap mengalirkan air tanpa bantuan mesin pompa.
Sum bor di tengah area pertanian ini dimiliki oleh Sutilah. Adapun kedalamannya mencapai 60 meter. Tidak dalam bentuk ukuran sumur bor, tapi uniknya air bisa keluar dengan sendirinya dan alirannya ditampung ke dua buah kolam, yang lokasinya tak jauh dari instalasi.
Kolam ini tidak hanya berfungsi untuk memelihara ikan, tapi juga untuk pengairan dalam proses pemeliharaan sayuran seperti kankung, cabai hingga bawang merah. Pemilik sumur, Sutilah mengakui sejak dibangun empat tahun yang lalu hingga sekarang airnya tidak berhenti mengalir.
BACA JUGA : Antisipasi Kekeringan, Puluhan Sumur Bor Akan Dibangun di Berbagai Wilayah DIY
“Dari pertama keluar hingga empat tahun berselang air terus mengalir tanpa bantuan mesin pompa. Kalau musim hujan, aliran bisa lebih besar lagi,” kata Sutilah saat ditemui di lokasi sumur di lahan pertanian di Padukuhan Widoro Lor, Bendung, Jumat (22/9/2023).
Dia sempat membuka instalasi pipa untuk menyalurkan air ke bak kolam penampungan. Air terus mengalir dengan sendirinya memenuhi bak yang dibuat menggunakan buis beton.
“Makanya ditutup dan disalurkan ke kolam. Kalau tidak airnya malah kemana-mana,” katanya.
Sutilah tidak menampik keberadaan sumur sangat membantu dalam urusan pertanian. Sebagai contoh, meski masuk musim kemarau tidak kesulitan air.
Di sisi lain juga dimanfaatkan untuk pertanian seperti menanam kangkung, cabai dan bawang merah. “Ini baru memetik kangkung. Tapi, istirahat dulu karena panas. Ada juga kolam ikan yang hasilnya bisa menambah pendapatan,” katanya.
Lurah Bendung, Didik Rubiyanto mengatakan, sumur bor di Padukuhan Widoro Lor merupakan fenomena yang unik. Pasalnya, berbeda dengan sumur bor lainnya karena dapat mengeluarkan air dengan sendirinya.
BACA JUGA : Kekeringan Mengancam DIY, BPDB Upayakan Sumur Bor
“Umumnya sumur bor bisa keluar air dengan bantuan mesin pompa, tapi ini tidak. Air bisa keluar sendiri sejak dibangun di 2019 lalu,” katanya.
Menurut dia, aliran dari sumur dimanfaatkan petani sekitar untuk Bertani. “Jadi ada manfaatnya karena dapat membantu warga,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan. Simak rute aksi damai dan enam tuntutan driver online di Jogja dan Sleman.
Film Star Wars: The Mandalorian and Grogu hanya meraih skor 61% di Rotten Tomatoes, tetapi tetap dipuji penggemar Star Wars.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 19 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Emas Antam tembus Rp2,887 juta per gram, UBS Rp2,845 juta, dan Galeri24 Rp2,782 juta.