Gunungkidul Pastikan Daging Kurban Aman, Temuan Cacing Hati Minim
DPP Gunungkidul memastikan temuan cacing hati pada hewan kurban Iduladha 2026 sangat minim dan daging memenuhi standar ASUH.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 8.000 warga lanjut usia (lansia) di DIY akan mendapatkan bantuan program pengentasan kemiskinan ekstrem berupa bahan kebutuhan pokok senilai Rp300.000 setiap bulannya mulai 2024 mendatang.
Kepala Pusat Kajian Pembangunan Sosial (SODEC) UGM, Hempri Suyatna menyatakan pengentasan kemiskinan ekstrem memang membutuhkan penanganan berupa bantuan sosial untuk menguatkan daya tahan warga sekaligus membantu mereka dalam urusan kebutuhan sehari-hari. "Namun, yang juga lebih penting adalah harus ada roadmap jangka panjang, program pendek mungkin bisa itu, tapi tidak selesai dengan itu saja," ujarnya.
Menurut Hempri, setelah program bantuan diberikan dan mampu membentuk daya tahan masyarakat golongan miskin ekstrem harus ada program tindak lanjut agar ketahanan ekonomi mereka berkelanjutan.
"Setelah daya tahannya pulih mesti juga didorong dengan bantuan ekonomi produktif sehingga bisa berkelanjutan. Kalau hanya jangka pendek dilakukan terus ya tidak efektif, indikator harus jelas dan program berkelanjutan," jelasnya.
BACA JUGA: Mulai Tahun Depan, 8.000 Lansia di DIY Bakal Terima Bantuan Senilai Rp300.000 per Bulan
Di sisi lain, sinergitas antara OPD dalam penanganan kemiskinan ekstrem juga harus solid. Mereka harus mampu menggandeng elemen lain dalam membantu membentuk ketahanan ekonomi warga lansia agar tidak ketergantungan dengan bantuan pemerintah. "Aktor lain memang harus digandeng mulai dari swasta, komunitas dan elemen lain agar keterlibatan banyak pihak mampu membuat program tepat sasaran," imbuhnya.
Meskipun target yang disasar adalah warga kelompok lansia bukan tidak mungkin mereka dilatih untuk memanfaatkan keterampilan sederhana untuk meraih pendapatan tetap. "Lansia memang juga ga masalah, mendorong bagaimana mereka produktif di usia senja misalnya diberdayakan jadi tenaga bantu di sentra kerajinan atau memanfaatkan pekarangan dengan bercocok tanam, itu bisa saja," kata dia.
Diketahui, program yang memakai Dana Keistimewaan DIY tersebut kurang lebih menelan anggaran sebanyak Rp28,8 miliar.
Sementara jumlah warga miskin ekstrem di wilayah setempat tercatat masih cukup tinggi yakni sebanyak 43.000 atau 1,08% dan didominasi oleh kalangan lansia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPP Gunungkidul memastikan temuan cacing hati pada hewan kurban Iduladha 2026 sangat minim dan daging memenuhi standar ASUH.
Nadiem Makarim akui bukan pemimpin sempurna dalam pleidoi kasus Chromebook. Ia ungkap tekanan birokrasi dan bantah tuduhan korupsi.
Indonesia dan Qatar teken kerja sama pertahanan. TNI berpeluang latihan militer hingga pengembangan industri alutsista.
BPS mencatat kenaikan BBM nonsubsidi picu inflasi transportasi Mei 2026. IHK naik, tekanan harga masih berlanjut.
Kasus leptospirosis di Gunungkidul melonjak. Tujuh warga meninggal, Dinkes imbau masyarakat waspada dan jaga kebersihan.
Presiden Prabowo cek dapur MBG di Palmerah. Pastikan kualitas, kebersihan, dan distribusi makanan bergizi berjalan optimal.