Gunungkidul Geopark Night Specta Vol. 8.0 Siap Digelar
Disparekrafpora) Kabupaten Gunungkidul akan kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 pada 10–11 Juli 2026 di di kawasan Geosite Gunung
Ketua Dekranasda Jogja Atik Wulandari (kiri), Pejabat Walikota Singgih Raharjo (tengah) dan Kepala Disprinkop UKM Jogja Tri Karyadi Riyanto Raharjo (kanan) saat membatik bersama di depan Gedung PDIN, Senin (2/10/2023). (Harian Jogja/Triyo Handoko)
Harianjogja.com, JOGJA—Hari Batik Nasional dirayakan Pemkot Jogja dengan beragam kegiatan, Senin (2/10/2023). Kegiatan perayaan hari batik tersebut antara lain pameran, peragaan busana, lomba, hingga membatik di Gedung PDIN Jogja.
Rangkaian program perayaan Hari Batik Nasional ini kolaborasi antara Pemkot Jogja dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Jogja. Ketua Dekranasda Jogja Atik Wulandari menjelaskan perayaan ini dimaksudkan untuk terus melestarikan warisan budaya itu. “Batik sudah hadir sejak era Mataram kuno yang masih tetap eksis hingga kini, dimana juga sudah disahkan Unesco sebagai warisan dunia,” jelasnya.
Kota Jogja papar Atik juga merupakan kota batik dimana terdapat banyak pengertiannya untuk menunjang perekonomiannya. “Kekayaan batik di Kota Jogja mesti terus dilestarikan karena perannya yang strategis di masa kini sebagai kekayaan budaya sekaligus penunjang perekonomian UKM,” paparnya.
Baca Juga: Peringatan Hari Batik Nasional 2 Oktober, Apa Motif Paling Populer di Indonesia?
Atik menjelaskan dalam perayaan itu, pihaknya menggandeng 35 UKM pengrajin batik untuk memamerkan karyanya. “Kami juga bikin lomba desain batik, pesertanya adalah siswa SMA sederajat, terdapat 80 peserta dan 100 karya desain batik,” terangnya.
Perlombaan desain batik ini dimaksudkan untuk memotivasi generasi muda untuk berinovasi dengan batik agar terus diminati masyarakat luas. “Ada lomba konten TikTok juga untuk terus mempromosikan batik sebagai warisan budaya yang penting untuk terus dilestarikan,” ujarnya.
Baca Juga: Begini Sejarah Hari Batik Nasional yang Diperingati Setiap 2 Oktober
Sementara itu Pejabat Wali Kota Jogja menekankan batik sebagai warisan budaya berdasarkan keputusan Unesco pada 2009 silam. “Sebagai warisan budaya dunia, batik memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan untuk menunjang berbagai sektor di Kota Jogja mengingat banyak sekali pembatik di sini,” tuturnya.
Singgih juga mengapresiasi siswa-siswi SMA sederajat yang telah berpartisipasi dalam lomba dan perayaan Hari Batik Nasional. “Paritisipasi ini angin segar sekaligus optimisme agar batik dapat terus dilestarikan dan dikembangkan oleh generasi mendatang,” ucapnya.
Partisipasi berbagai pihak dalam melestarikan batik, lanjut Singgih, diperlukan supaya batik tetap relevan dengan perkembangan zaman. “Penyesuian dengan zaman ini diperlukan, saya lihat desain batik siswa-siswi ini juga sangat menarik untuk dikembangkan sesuai tren,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disparekrafpora) Kabupaten Gunungkidul akan kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 pada 10–11 Juli 2026 di di kawasan Geosite Gunung
Danais DIY bangun 146,3 km jalan desa dan rehab ratusan RTLH, dorong ekonomi serta pemberdayaan masyarakat lokal.
Penembakan saat perayaan 4 Juli di Brooklyn New York melukai 8 orang termasuk anak-anak, satu korban kritis. Polisi selidiki motif.
Awan panas guguran Merapi terjadi 5 Juli 2026 ke arah Kali Putih. Status masih Siaga, warga diminta jauhi zona bahaya.
BTS resmi dinobatkan sebagai tamu kehormatan di La Plata, Argentina, menjelang konser Oktober 2026 dan terus mendominasi tangga lagu global.
Transformasi Pokdarwis jadi koperasi diyakini mampu tingkatkan ekonomi desa wisata dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.