Satoria Hotel Yogyakarta Rayakan 9 Tahun Perjalanan dengan Semangat Together We 9row
Satoria Hotel Yogyakarta merayakan ulang tahun ke-9 dengan tema “Together We 9row” melalui berbagai kegiatan kesehatan, sosial, lingkungan, dan pengembangan dir
Tamansari./Istimewa
JOGJA—Menjadi salah satu destinasi andalan Jogja, Tamansari berdampak positif pada kesejahteraan warga di sekitarnya. Pariwisata menjadi lokomotif perekonomian dengan berbagai usaha masyarakat menjadi gerbongnya.
Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan, Sutaryoko mengatakan banyak usaha turunan yang bertumpu pada wisata Tamansari. Sampai saat ini, setidaknya ada 436 usaha kecil menengah (UKM) di Kelurahan Patehan. Dari total itu, sebanyak 258 sudah memiliki nomor izin berusaha. Seperti di Kampung Taman, yang paling dekat dengan Tamansari, mayoritas UKM berhubungan dengan wisata.
“Banyak warga membuka usaha kaos lukis sampai kerajinan. Sepanjang rute wisatawan menjadi semacam deretan warung-warung, ada apem dan sebagainya,” kata Sutaryoko.
“Sementara di Kampung Ngadisuryan dan Kampung Patehan kebanyakan UKM warga di bidang makanan, seperti produsen arem-arem, pastel, dan lainnya.”
Potensi mata pencaharian dari keberadaan Tamansari juga dalam bentuk jasa. Salah satunya pemandu wisata, pengelola wisata, sampai penjaga parkir. Mayoritas warga lokal terlibat dalam semua sektor tersebut. Seiring berjalannya waktu, ada pula pembentukan kelompok-kelompok untuk memudahkan koordinasi sampai pelatihan.
Dalam hal pemandu wisata misalnya, dari beberapa pintu masuk Tamansari, di setiap titiknya sudah ada kelompoknya. Mereka memiliki sistem agar semua pemandu wisata mendapat tamu, sehingga tidak saling berebut.
BACA JUGA: Dinas Kebudayaan DIY Memugar Ikon Kawasan Sumbu Filosofi
Adanya kelompok atau organisasi juga memudahkan dinas pariwisata sebagai pengampu dalam mengembangkan, dengan memberikan pelatihan dan lainnya. Menjadi pemandu juga perlu adanya pengetahuan, etika, sampai regulasi.
“Dulu setelah resesi, banyak warga yang kehilangan pekerjaan, kemudian jadi pemandu, kadang modal ilmunya sedikit atau informasi kadang salah atau etikanya keliru. Itu justru berpotensi merugikan Tamansari. Setelah berorganisasi, ada pelatihan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” kata Eko yang saat ini berusia 57 tahun.
Ketua Kampung Wisata Taman Sari, Ibnu Titianto, mengatakan peningkatan wisata di Tamansari terus bertumbuh. Sehingga semakin memperluas peluang lapangan pekerjaan. Hampir seluruh warga dari setiap kampung terlibat dalam upaya memajukan wisata di sekitar.
"Untuk mendorong kampung wisata ini, kami juga berinovasi dengan kembali menguatkan potensi yang ada seperti mengangkat kembali Batik Tamansari, menggiatkan atraksi kesenian, serta penyelenggaraan program seperti festival-festival," kata Ibnu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satoria Hotel Yogyakarta merayakan ulang tahun ke-9 dengan tema “Together We 9row” melalui berbagai kegiatan kesehatan, sosial, lingkungan, dan pengembangan dir
DPRD Kulonprogo menyoroti kendaraan ODOL dan aktivitas pertambangan yang dinilai berdampak pada kerusakan serta usia pakai jalan.
Gebyar Inovasi Lumbung Mataraman digelar dua hari di Kulonprogo, mempertemukan 25 stan dan stakeholder pertanian DIY.
Pengajuan pengunduran diri Dukuh Krapyak Wetan, Bantul, belum memenuhi syarat. Pemkab menyebut hasil klarifikasi tak menemukan unsur tuduhan.
BPS Gunungkidul masih mengolah data Sensus Ekonomi 2026. Sebanyak 1.033 petugas dikerahkan dengan sekitar 385.000 responden sasaran.
Bank Mandiri membayarkan dividen interim Rp6,16 triliun bertepatan HUT ke-28. Total dividen sepanjang kalender 2026 mencapai Rp50,63 triliun.