Kampung Lampion Jogja Jadi Percontohan Nasional Penataan Tepi Sungai
Deputi Kemenko Ronny Hutahayan apresiasi Kampung Lampion Kotabaru sebagai model nasional. 38 rumah Rp1,5 miliar swakelola, jalan 3-4m akses ambulans.
Sejumlah anggota Polres Bantul menggelar Blue Light Patrol, Sabtu (7/10/2023) dini hari. /ist Polres Bantul
Harianjogja.com, BANTUL—Polres Bantul menggelar Blue Light Patrol skala besar, Sabtu (7/10/2023) dini hari. Kegiatan ini sebagai upaya mengantisipasi aksi kejahatan jalanan maupun aksi kriminalitas lainnya di wilayah Kabupaten Bantul.
Kasat Sanapta Polres Bantul, Iptu Maryono, menjelaskan patroli ini menyasar wilayah yang rawan terjadi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Diawali dengan apel kesiapan di halaman Mapolres Bantul,” ujarnya.
Blue Light Patrol bertujuan untuk mengantisipasi dan mencegah terjadinya tindak kejahatan khususnya pada malam hari. “Blue light patrol memang kami fokuskan pada waktu malam sampai dengan dini hari, dengan menyalakan lampu rotator biru pada malam hari,” katanya.
BACA JUGA : Kejahatan Jalanan Terjadi Lagi di Sleman, Korbannya Anak
Blue Light Patrol kali ini menyasar wilayah perkampungan guna mengantisipasi pencurian kendaraan bermotor dan melaksanakan imbauan pada pemuda yang masih nongkrong untuk pulang ke rumah masing-masing. “Kami melaksanakan patroli skala besar untuk menekan angka kejahatan di wilayah Bantul, terutama aksi kejahatan jalanan,” katanya.
Selain itu, petugas juga melaksanakan razia kendaraan bermotor di beberapa titik. Dengan Blue Light Patrol, masyarakat diharapkan akan merasa aman saat beraktivitas maupun yang beristirahat karena kehadiran petugas keamanan.
Seperti diberitakan sebelumnya, kejahatan jalanan kembali marak di wilayah Bantul dengan pelaku didominasi remaja. Pada Sabtu (30/9/2023) dan Minggu (1/10/2023) terjaring total delapan remaja di wilayah Sewon yang diduga terlibat tawuran.
Pekan sebelumnya, Minggu (24/9/2023), sebanyak 15 remaja dibawa ke Polsek Banguntapan karena diduga juga hendak tawuran. Dari lokasi para remaja tersebut diamankan, ditemukan dua buah senjata tajam jenis celurit, meski tidak ada yang mengakui memilikinya.
BACA JUGA : Gunungkidul Nihil Kasus Kejahatan Jalanan, Kapolda DIY
Masih di wilayah Banguntapan, pada Sabtu (16/9/2023) juga ditangkap sebanyak 18 remaja. Semua remaja ini masih duduk di bangku SMP di wilayah Banguntapan dan Pleret. Dari keterangan para saksi, mereka juga hendak tawuran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deputi Kemenko Ronny Hutahayan apresiasi Kampung Lampion Kotabaru sebagai model nasional. 38 rumah Rp1,5 miliar swakelola, jalan 3-4m akses ambulans.
Cara menghapus kontak WhatsApp di Android ternyata mudah. Simak langkah lengkap menghapus nomor yang tidak diperlukan tanpa menghilangkan riwayat percakapan.
Booth BAIC di GIIAS 2026 diserbu lebih dari 12.000 pengunjung. BAIC T1 jadi magnet dengan promo menarik dan ratusan sesi test drive.
Dinkes Bantul menegaskan anak yang sudah keluar dari kategori stunting tetap berisiko kembali mengalami stunting. Pemantauan dan intervensi berkelanjutan menjad
Marco Bezzecchi mengaku belum pulih 100 persen dari cedera jelang MotoGP Inggris 2026 di Silverstone. Rider Aprilia itu memilih memasang target realistis setela
Timnas Indonesia wajib menang lawan Singapura di laga pamungkas Grup A Piala AFF 2026. Hasil imbang atau kalah akan mengakhiri langkah Garuda.