Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Kekerasan jalanan atau klitih. - Ilustrasi/Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Kejahatan jalanan kembali terjadi di Sleman. Seorang remaja menganiaya korbannya setelah terjatuh dari motor menggunakan celurit. Korban harus mendapatkan delapan jahitan di punggung dan pinggang akibat kejadian ini.
Kapolsek Ngaglik, Kompol Anjar Istriani, mengatakan pelaku remaja itu berinisial HSM, 17, warga Gamping, yang melakukan penganiayaan pada Sabtu (29/7/2023) pukul 03.30 WIB, di simpang empat Kamdanen, Kalurahan Sariharjo, Ngaglik.
Kejadian ini bermula ketika korban, FAH, 16, bersama temannya hendak pulang ke indekos melewati Jalan Gito Gati. Sesampainya di dekat Masjid Suciati, korban merasa dibuntuti oleh orang tak dikenal yang mengendarai motor berboncengan. “Merasa dibuntuti korban menambah kecepatan kendaraan,” ujarnya, Kamis (3/8/2023).
Baca juga: Malioboro Jadi Jalur Pedestrian, Ini Gedung dan Bangunan yang Hilang
Sesampainya di TKP, motor korban kejahatan jalanan ini tergelincir disebabkan adanya pasir di jalan. Ketika korban hendak lari, pelaku menyabetkan celuritnya ke arah korban. Serangan ini mengenai bagian punggung, pinggang dan tangan kiri korban. “Sementara teman korban berhasil lari,” paparnya.
Teman korban yang bersembunyi, kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek Ngaglik. Polisi pun menggelar penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi dan memantau CCTV rute yang dilalui para pelaku penganiayaan tersebut.
Dari penyelidikan itu, polisi berhasil mengetahui keberadaan pelaku yang kemudian ditangkap di rumahnya. “Hasil pemeriksaan kami, pelaku berterus terang mengakui atas perbuatannya melakukan penganiayaan dengan korban,” katanya.
Adapun motif pelaku kejahatan jalanan menganiaya korban diketahui karena dendam. “Pelaku nekat melakukannya karena mempunyai dendam pribadi dengan korban,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan berdasarkan data resmi KAI Access.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah di DIY cerah pada Kamis 13 Agustus 2026. Bantul berpotensi berawan, sementara Kota Jogja terpanas.
Kiper 16 tahun Athaullah Daib motoran dari Gunungkidul ke Jogja demi latihan PSIM setelah dipromosikan dari EPA U-16 ke tim senior.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.