Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Rapat koordinasi akreditasi puskesmas di Kota Jogja untuk terus meningkatkan layanan kesehatan. Dok Dinkes Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak 16 puskesmas di Kota Jogja berpredikat paripurna yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Akreditasi dilakukan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kemenkes yang menyasar 18 puskesmas di Jogja.
Sementara hasil akreditasi untuk dua puskesmas lain di Jogja belum disampaikan Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan. Sebelum akreditasi dilakukan, Dinas Kesehatan (Dinkes) Jogja melakukan beragam persiapan untuk memaksimalkan layanan kesehatan di seluruh puskesmas di wilayahnya.
“Benar 16 Puskesmas telah dinyatakan terakreditasi Paripurna oleh Kementrian Kesehatan melalui Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan setelah dilakukan penilaian oleh Lembaga Penyelenggara Akreditasi”, jelas Ketua Tim Kerja Penjaminan dan Peningkatan Mutu Kesehatan Dinkes Jogja, Umi Nur Chariyati, Selasa (10/10/2023).
Baca Juga: Seluruh Puskesmas di DIY Siap Layani Penderita Sifilis
Umi menjelaskan saat proses akreditasi dilakukan pembagian gelombang pengujian. Gelombang pertama dilakukan pada Juli lalu pada delapan puskesmas, yaitu Puskesmas Umbulharjo I, Jetis, Umbulharjo 2, Ngampilan, Kraton, Mantrijeron, Pakualaman, Dan Gondokusuman 2.
Sedangkan gelombang kedua pada Agustus lalu menyasar sembilan puskesmas. “Pada gelombang kedua yang dilakukan akreditasi adalah Puskesmas Kotagede 2, Wirobrajan, Gedongtengen, Mergangsan, Kotagede 1, Gondokusuman 1, Tegalrejo, Danurejan 2 dan Gondomanan,” rincinya.
Sedangkan September lalu dilakukan akreditasi untuk satu puskesmas, yaitu Puskesmas Danurejan 1. “Sebelumnya kami melakukan survei mandiri oleh Dinkes dan melakukan penguatan pada tata kelola sumber daya serta tata kelola pelayanan dan penunjang,” katanya.
Baca Juga: Puskesmas di Sleman Dihujani 7 Tembakan, Polisi Masih Penyelidikan
Survei dan penguatan itu dimaksudkan untuk meningkatkan layanan kesehatan di tiap puskesmas di Kota Jogja. “Dasar penguatan itu juga sesuai dengan standar layanan kesehatan yang dikeluarkan Kemenkes, jadi patokannya itu,” ujar Umi.
Sementara itu, Kepala Dinkes Jogja Emma Rahmi Aryani mengapresiasi capaian puskesmas di wilayahnya tersebut. “Hasil akreditasi paripurna ini hasil usaha bersama, baik petugas di tiap puskesmas dan berbagai pihak lain yang terus berupaya meningkatkan layanan kesehatan di Jogja,” ungkapnya.
Emma menjelaskan semakin layanan kesehatan berkualitas maka semakin kepentingan masyarakat terpenuhi. “Tujuan akreditasi penilaian layanan kesehatan ini untuk selalu memastikan keselamatan pasien, layanan yang adil dan tidak diskriminatif. Semuanya untuk masyarakat,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Jadwal Bus KSPN Malioboro–Parangtritis Senin (18/5/2026) menjadi solusi wisata hemat dengan tarif Rp12.000, memudahkan perjalanan dari pusat kota.
Jadwal SIM keliling Bantul Mei 2026 hadir di Manding, Gilangharjo, hingga layanan malam di Kantor Parasamya Bantul.
Cuaca Jogja hari ini diprakirakan hujan ringan di Sleman dan Kota Jogja, sedangkan Bantul dan Gunungkidul berpotensi udara kabur.
Jadwal SIM keliling Sleman Mei 2026 hadir di sejumlah titik, termasuk layanan malam Simeru di Sleman City Hall.
PSG kalah 1-2 dari Paris FC pada laga terakhir Liga Prancis 2025/2026. Alimany Gory mencetak dua gol kemenangan tuan rumah.