Kasus Temuan 11 Bayi di Pakem Sleman, Polisi Periksa Bidan
Polresta Sleman masih melakukan analisa dan evaluasi terkait evakuasi 11 bayi dari rumah penitipan di Pakem, Sleman.
Stok beras - Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Stok beras di Sleman di musim kemarau saat ini disebut-sebut masih aman hingga akhir tahun. Hal itu diungkapkan Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa. Dia memastikan bila stok beras yang ada di Sleman saat ini masih aman.
"Stok beras karena musim pola tanam ini agak mundur, kemarin di Bulog persediaannya aman. Bahkan kami juga melakukan pasar murah di beberapa Kapanewon," katanya, Senin (16/10/2023).
Pasar murah kata Danang, dilakukan untuk memenuhi kebutuhan beras masyarakat yang ada di berbagai wilayah. "Kami akan menggelar pasar murah di semua kapanewon," ujarnya.
BACA JUGA: Tinjau TPA Piyungan, Pemkot Jogja Buka Kemungkinan Pengelolaan Sampah Berteknologi RDF
"Mungkin stok-stok yang dari lumbung petani ini juga kurang karena panennya ini ada el nino. Ini nanti bisa tercukupi dengan persediaan beras yang ada di Bulog."
Danang memperkirakan stok beras yang ada di Sleman akan aman bahkan hingga akhir tahun. Malahan di akhir tahun nanti Pemkab Sleman berencana akan menggelar pasar murah yang kedua kalinya.
"Sampai akhir tahun saya kira aman. Karena pasar murah mungkin akan digelar dua kali, ini sama akhir tahun. Khusus untuk kesediaan beras dan bahan lainnya dan juga untuk mengantipasi inflasi di akhir tahun," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman masih melakukan analisa dan evaluasi terkait evakuasi 11 bayi dari rumah penitipan di Pakem, Sleman.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.
Polda DIY lakukan asistensi kasus Shinta Komala di Sleman. Dua perkara diusut, polisi pastikan penanganan sesuai SOP.
DPRD DIY memastikan tidak ada pemberhentian guru non-ASN. Penugasan diperpanjang hingga 2026, kesejahteraan tetap dijaga.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.