Visi Bupati Sleman 2025-2029 Diterjemahkan ke Program OPD
Sekda Sleman Abu Bakar memastikan visi-misi pembangunan 2025-2029 diterjemahkan menjadi program dan indikator kinerja setiap OPD.
Suasana Terminal Kenteng, Nanggulan./Istimewa-Dishub Kulonprogo
Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Kulonprogo melalui UPT Terminal Tipe C terus melakukan pemeliharaan terminal yang ada di Kulonprogo.
Sayangnya, keterbatasan anggaran membuat membuat Dishub tak bisa maksimal dalam melakukan pemeliharaan. Pemeliharaan terminal sejauh ini hanya dapat dilakukan oleh Dishub Kulonprogo untuk satu terminal dalam setahun.
Kepala UPT Terminal Tipe C Kulonprogo, Edi Suyanto mengatakan bahwa pemeliharaan terminal tipe C di Kulonprogo terus dilakukan. Dalam satu tahun, pemeliharaan hanya dapat dilakukan untuk satu terminal. Sementara jumlah terminal tipe C di Kulonprogo ada empat yaitu Terminal Brosot, Ngeplang, Kenteng, dan Jagalan.
Terminal Kenteng menjadi terminal paling luas dengan 1.500 meter persegi, Brosot 750 meter persegi, sementara dua sisanya 1.000 meter persegi. “pemeliharaan dilakukan kami [UPT] pakai dana APBD. Tapi memang gantian untuk pemeliharaan begitu. Anggarannya terbatas. Tahun ini, pemeliharaan kami lakukan di Terminal Kenteng dengan anggaran Rp20 juta,” kata Edi, Senin (16/10/2023).
BACA JUGA: Mal Pelayanan Publik di Terminal Dhaksinarga Wonosari Bakal Jadi Percontohan
Edi menambahkan pemeliharaan di Terminal Kenteng menyasar ruang tunggu bus. Pasalnya bagian atap ruang tunggu tersebut bocor. Dia mengaku rata-rata per hari ada empat bus yang transit di setiap terminal tersebut. Tidak semua terminal menjadi titik transit bus yang sama.
“Selama ini ada angkutan perdesaan, AKDP [antarkota dalam provinsi], dan AKAP [antarkota antarprovinsi]. Khusus yang di Terminal Jagalan karena melayani pasar jadi cuma angkutan perdesaan,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Kulonprogo, Sarkawi, membenarkan bahwa anggaran pemeliharaan terminal tipe C di Kulonprogo terbatas. “[Anggaran] semua program dikurangi semua. Semua kegiatan dilakukan efisiensi. Ya bagaimana, soalnya aspirasi Dewan saja tidak ada,” kata Sarkawi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sekda Sleman Abu Bakar memastikan visi-misi pembangunan 2025-2029 diterjemahkan menjadi program dan indikator kinerja setiap OPD.
Harga emas Pegadaian 29 September 2026 untuk Antam, Galeri24, dan UBS lengkap dengan harga jual serta buyback berbagai ukuran.
FIFA membahas kemungkinan dana tambahan untuk 211 asosiasi anggota. UEFA dan Concacaf mengusulkan minimal US$10 juta per anggota.
Kuasa Gelap: Perjanjian Darah menghadirkan Rephaim, entitas kuno yang memperluas teror hingga satu wilayah. Tayang 8 Oktober 2026.
Polisi mengamankan remaja di Maguwoharjo, Sleman, setelah kecelakaan. Polisi menemukan celurit 50 cm yang diduga akan digunakan untuk tawuran.
Indonesia ditahan Malaysia 0-0 di FIFA ASEAN Cup 2026. Media Vietnam menyoroti permainan Garuda setelah Thom Haye dikartu merah.