Advertisement
Pemkab Bantul Siapkan Sejumlah TPST Olah Sampah Residu Komunal

Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL—Pemkab Bantul tengah menjajaki sejumlah lokasi untuk dijadikan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). TPST ini nantinya diarahkan mengolah sampah residu komunal, mendukung pengolahan sampah di setiap kalurahan.
Wakil Bupati Bantul, Joko Budi Purnomo, mengatakan Pemkab Bantul saat ini tengah berupaya memilih beberapa tempat untuk mengolah sampah. “Harapannya nanti bisa digunakan untuk menyelesaikan pengolahan sampah,” ujarnya, Kamis (19/10/2023).
Advertisement
Beberapa lokasi yang saat ini sedang disurvei diantaranya di Kalurahan Wukirsari, Imogiri; Murtigading, Sanden; Panggungharjo, Sewon; Guwosari, Pajangan; dan Karangtengah, Imogiri. “Sedang dilakukan survey dan kajian, harapannya ada yang memenuhi syarat dan kriteria,” katanya.
BACA JUGA: Wilayah Selatan Garut Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 5,4, Ini Penjelasan BMKG
Karena masalah pengolahan sampah ini sensitif di tengah masyarakat, maka pihaknya berkoordinasi dan sosialisasi dengan kalurahan sekaligus dengan masyarakat di sekitarnya. “Supaya nanti tidak terjadi persoalan di kemudian hari,” paparnya.
TPST ini diarahkan untuk mengolah sampah residu saja, karena sampah yang masih bisa didaurulang harapannya sudah terselesaikan di tingkat kalurahan. “Sehingga tidak menimbulkan persoalan sampah yang sedemikian hebat,” kata dia.
Adapun pengolahan sampah di tingkat kalurahan, dilakukan dengan skema dana Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Padukuhan (P2BMP). Dalam skema tersebut, setiap padukuhan mendapat anggaran Rp50 juta yang bisa digunakan untuk pengolahan sampah.
Di samping itu, ia juga mengajak dunia usaha melalui Corporate Social Responsibility (CSR) bisa dialokasikan untuk pengolahan sampah. “Ini sudah kami komunikasikan kepada para pengusaha yang ada di wilayah Bantul,” ungkapnya.
Sekda Bantul, Agus Budi Raharja, menegaskan pengolahan sampah kedepan tidak terpusat seperti dulu lagi. “Beberapa titik yang nanti secara kumulatif bisa menyelesaikan semua, terutama residu dan juga sampah yang untuk fasilitas publik,” katnaya.
BACA JUGA: Terbaru dari Sleman! Buka Peluang Usaha Tani Organik Berbasis Kawasan
Adapun TPST yang sudah terbangun yakni di Modalan, Banguntapan dan Niten, Kasihan. Untuk TPST berikutnya, Pemkab Bantul menjajaki kerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dalam penyediaan teknologi pemusnah sampah residu. “Jadi bisa selesai sampai penanganan residu,” ungkapnya.
I menargetkan tahun ini bisa menambah satu lagi TPST, jika survey lokasi dan uji kelayakan menemukan lokasi yang sesuai. “Tahun ini disamping yang sudah mulai proses, mungkin kita bisa tambah satu,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Indonesia Terkena Tarif 32 Persen Donald Trump, Bapans Dorong Peningkatan Produksi Pangan Dalam Negeri
Advertisement

Bosan Saat Berada di Area Jalur Tol Trans Jawa? Coba Jajal Lokasi Wisata Ini
Advertisement
Berita Populer
- Hanya Rp11.600, Berikut Jadwal Angkutan Shuttle Rute Malioboro-Parangtritis
- Jumlah Kendaraan Keluar Jogja Meningkat di H+2 Lebaran, Tempel Jadi Perbatasan Paling Sibuk
- Cuaca Ekstrem Masih Berpotensi Terjadi Hari Ini
- Lebaran, PMI DIY Imbau Warga Jangan Lupa Tetap Donor Darah Agar Stok Terjaga
- Antisipasi Gangguan Keamanan, Polisi Mengintensifkan Patroli Wisata di Bantul
Advertisement
Advertisement