India Minta WhatsApp Tunda Fitur Username karena Risiko Penipuan
India minta WhatsApp tunda fitur username karena khawatir dipakai penjahat siber. WhatsApp membela diri dengan perlindungan berlapis. Fitur ini masih opsional.
Ilustrasi perbaikan tanggung Selokan Mataram yang jebol, Minggu (22/10/2023). Instagram @pupr_sda_serayuopak
Harianjogja.com, SLEMAN—Balai Besar Wilayah Sungai Serayu-Opak (BBWSSO) memastikan Selokan Mataram akan kembali dialiri air mulai besok, Rabu (1/11/2023) sekitar pukul 08.00 WIB.
Hanya saja, kali ini, debit air yang mengalir akan kecil. Hal ini untuk mengantisipasi kemungkinan kembali terjadinya kebocoran di Selokan Mataram.
Pasalnya, diketahui, pada Minggu (22/10/2023) lalu, sempat terjadi kebocoran di tanggul Selokan Mataram, tepatnya di Padukuhan Kadipiro, Margodadi, Seyegan saat air kembali dialirkan di Selokan Mataram.
"Debit yang akan dialirkan akan kecil lebih dahulu. In case ada kebocoran lain, kami bisa lebih berhati-hati," kata Ahli Madya Bidang Pelaksanaan Jaringan Air BBWSSO, Rr. Vicky Ariyanti, Selasa (31/10/2023).
BACA JUGA: Lusa, Aliran Air Selokan Mataram Kembali Dibika
Vicky menyatakan sebelum mengalirkan air kembali ke Selokan Mataram, pihaknya telah melakukan pembersihan di saluran induk Selokan Mataram. Sebab, mengacu kepada pembukaan aliran air sebelumnya, Sabtu (21/10/2023), banyak sampah yang masuk ke jalur air. "Pembersihan sudah kami lakukan. Agar aliran air bisa berjalan optimal," lanjut Vicky.
Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DP3) Sleman Siti Rochayah mengungkapkan pengaliran air di Selokan Mataram tetap dilakukan pada 1 November 2023. Pihaknya telah menyosialisasikan hal ini kepada para petani di sekitar Selokan Mataram. "Sudah kami beritahukan ke petani," katanya.
Terkait dengan aliran air dengan debit yang kecil, Siti menyatakan telah mengetahui hal tersebut. Oleh karena itu, pihaknya telah meminta kepada petani di sekitar Selokan Mataram untuk tidak langsung mulai melakukan musim tanam baru. "Karena harus menunggu sawahnya jenuh airnya dulu, setelah itu baru bisa dimulai olah tanah," katanya.
"Tetapi untuk lahan yang sudah tertanamj, ya pasti akan langsung memanfaatkan untuk tanamannya," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
India minta WhatsApp tunda fitur username karena khawatir dipakai penjahat siber. WhatsApp membela diri dengan perlindungan berlapis. Fitur ini masih opsional.
Jadwal KRL Jogja–Solo Minggu 5 Juli 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru.
Pemerintah targetkan 40.000 Kopdes Merah Putih beroperasi Oktober 2026 untuk dorong ekonomi desa dan distribusi bantuan.
Jadwal KRL Jogja–Solo Minggu 5 Juli 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru.
Polda Lampung gagalkan peredaran 5 kg sabu dan ekstasi di Bakauheni. Empat tersangka diamankan, termasuk oknum aparat.
Pascal Wehrlein menang di Formula E Shanghai 2026. Kemenangan ke-10 musim ini, kukuhkan dominasi dan peluang juara dunia.