Profil Irjen Langgeng Purnomo, Kapolda DIY Baru
Profil Irjen Langgeng Purnomo, Kapolda DIY baru yang merupakan lulusan Akpol 1995 dan pernah menjabat Kapolres hingga pejabat SSDM Polri.
Menparekraf Sandiaga Uno. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Menparekraf Sandiaga Uno mengklaim berbagai tahapan pemilu yang sudah berjalan dan pelaksanaan pemilu 2024 mendatang tidak menganggu pariwisata. Menurutnya, pesta demokrasi yang berlangsung justru kan mampu mendorong pergerakan wisatawan.
“Pemilu ini justru menopang pergerakan wisatawan nusantara,” kata Sandiaga di sela-sela dialog Rumah Siap Kerja bertajuk RSK Akselerasi: Mendorong Indonesia Siap Usaha di Jogja, Sabtu (11/11/2023) malam.
Ia mengaku baru kembali dari London dan mendapatkan apresiasi dari dunia internasional bahwa pariwisata Indonesia bisa menunjukkan perkembangan yang sangat signifikan. Karena dari sisi indeks mengalami lompatan hingga mencapai 12 poin. Angka tersebut melampaui Malaysia, Thailand, Vietnam dan Filipina.
BACA JUGA : Gaung Piala Dunia U-17 Kurang Semarak, Dampaknya Kurang Signifikan ke Wisata
“Selain itu situasi politik kita yang stabil ini mendukung pemulihan pariwisata dan wisatawan mancanegara kita targetkan tahun 2024 akan menuju angka 12 juta hingga 15 juta atau tumbuh antara 20 persen sampai 30 persen,” ucapnya.
Melihat situasi dan kondisi saat ini, Sandiaga optimistis Pemilu justru akan mendorong pergerakan wisatawan nusantara karena berbagai kegiatan yang ada. Terutama berkaitan dengan kegiatan dengan aktivasi yang mengarah pada pesta demokrasi pada 14 Februari 2024.
“Termasuk setelah itu [pemilu] juga, karena di 2024 juga akan ada pilkada. Secara keseluruhan kami melihat dampaknya akan positif untuk pariwisata,” katanya.
Sandiaga menegaskan tidak ada agenda pariwisata yang terganggu akibat proses tahapan Pemilu 2024. Seluruh agenda seperti pemasaran sudah diinstruksikan untuk berjalan sesuai rencana. Justru pada 2024 ditambah karena ada keinginan dari wisatawan melakukan pemesan atau booking dengan jumlah lebih banyak dibandingkan proyeksi awal.
“Seperti yang di London kita memproyeksikan sekitar 91.000 kunjungan dari wisatawan ternyata per hari ketiga sudah 125.000 jadi ini sebuah permintaan yang sangat tinggi,” ujarnya.
Melalui banyaknya pergerakan wisatawan ini, kata dia, diharapkan mampu membuka peluang usaha dan lapangan kerja. Salah satunya dapat difasilitasi melalui Rumah Siap Kerja.
“Akan terus kami dorong masuk ke dalam konsep pariwisata yang berkualitas berkelanjutan sehingga bisa membuka peluang usaha yang salah satunya difasilitasi rumah siap kerja, juga membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” katanya.
BACA JUGA : Liburan, Ini Rekomendasi 2 Tempat Wisata Baru di Jogja
CEO Rumah Siap Kerja Roestiandi Tsamanov menambahkan sektor pariwisata memiliki peluang besar untuk membuka lapangan kerja. Oleh karena itu ia menggulirkan sejumlah program, seperti pendampingan UMKM yang memiliki potensi dengan diberikan bantuan permodalan. Selain itu mereka diberikan pelatihan dan pendampingan.
“Kami akan mendampingi UMKM ini sampai bertumbuh, didampingi sampai setahun, jadi dilatih tidak secara singkat tetapi juga didampingi secara berkelanjutan agar mampu menguasai pemasaran dan manajemen keuangan sehingga usahanya mandiri dan bisa membuka lapangan kerja,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Profil Irjen Langgeng Purnomo, Kapolda DIY baru yang merupakan lulusan Akpol 1995 dan pernah menjabat Kapolres hingga pejabat SSDM Polri.
Gempa mengguncang Sukabumi dan Malang pada Minggu malam. Simak data BMKG serta panduan mitigasi gempa sebelum, saat, dan sesudah bencan
Kevin Diks meminta Timnas Indonesia tetap fokus dan tak terbawa emosi saat menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Densus 88 menangkap 11 tersangka dugaan terorisme di enam provinsi. Penyidik menemukan keterhubungan jaringan melalui pertemuan daring.
Gempa Sumba Barat Daya M6,1 merusak 20 rumah dan sejumlah fasilitas. Satu orang luka, 173 personel disiagakan untuk penanganan.
Hari Jadi Gunungkidul ke-196 mengusung tema Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine dengan pesan kebersamaan dan kemandirian daerah.