Anggaran Pilur Serentak Gunungkidul 2027 Naik Jadi Rp4,6 Miliar, Ini Alasannya
Pilur serentak Gunungkidul 2027 direncanakan di 55 kalurahan dengan kebutuhan anggaran Rp4,6 miliar, naik dari Rp2,6 miliar pada 2025.
Tim Bawaslu bersama Satpol PP Gunungkidul menertibkan APS di ruas Jalan Gading-Playen di Padukuhan Sumberejo, Ngawu, Playen, Selasa (14/11/2023). - Istimewa/Bawaslu Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Jelang pelaksanaan kampanye di Pemilu 2024, Bawaslu bersama dengan Satpol PP menggalakkan penertiban alat peraga sosialisasi (APS) pencalonan. Penertiban tersebut dijadwalkan mulai 14-21 November 2023.
Berdasarkan tahapan dari KPU, masa kampanye Pemilu 2024 akan dimulai pada 28 November 2023. Di sisi lain, meski belum masa kampanye, namun gambar calon berupa baliho, spanduk maupun alat peraga sosialisasi lainnya makin menjamur di Gunungkidul.
Anggota Bawaslu Gunungkidul, Kustanto Yuniarto mengatakan, sudah mendata ada lebih dari 4.000 APS yang dipasang caleg maupun partai politik. Dari jumlah ini, lanjut dia, ada 1.590 gambar pencalonan yang melanggar aturan. “Data ini sudah kami informasikan ke partai dengan harapan bisa menurunkan secara suka rela,” katanya, Selasa (14/11/2023).
Kustanto menjelaskan, selain menginfromasikan ke partai, juga ada upaya penertiban yang dilakukan bersama dengan Satpol PP Gunungkidul. Pencopotan gambar yang melanggar aturan pertama kali dilaksanakan pada Selasa siang di area Kapanewon Playen.
Rencananya, penertiban akan terus berlangsung hingga satu minggu sebelum kampanye dimulai. Meski demikian, ia mengakui pelaksanaan tidak dilakukan setiap hari.
Setelah pelaksanaan di Kapanewon Playen, penertiban Kembali dilakukan pada Rabu (15/11/2023) dengan sasaran di Kapanewon Patuk. Selanjutnya pada Kamis (16/11/2023) menyasar ke Kapanewon Wonosari.
BACA JUGA: Lebih dari 4.000 Baliho Caleg Terpasang di Gunungkidul, Sepertiganya Melanggar Aturan
Adapun pada Senin (20/11/2023), penertiban akan menyasar ke Kapanewon Semanu, Rongkop dan Girisubo. Di hari terakhir penertiban atau Selasa (21/11/2023) penertiban dilangsungkan di Kapanewon Ngawen, Semin dan Karangmojo. “Sasarannya tentu gambar-gambar calon yang melanggar aturan serta ada ajakan mencoblos sesuai nomor urut dalam pencalonan,” katanya.
Kepala Satpol PP Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, pihaknya terus berkoordinasi dengan bawaslu terkait dengan penertiban APS caleg maupun atribut partai. Menurut dia, penertiban sesuai dengan ketugasan yang dimiliki dikarenakan setiap bulan tidak kurang dua kegiatan penertiban. “Untuk penertiban rutin tidak hanya gambar bernuansa politik, tapi juga ada reklame maupun brosur yang melanggar aturan,” katanya.
Meski demikian, ia mengakui jelang berlakunya masa kampanye, upaya penertiban ditingkatkan karena sudah Menyusun jadwal yang menyasar di beberapa kapanewon di Gunungkidul. “Hari ini ke Playen. Tapi, untuk datanya belum terkumpul karena petugas masih di lapangan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak Gunungkidul 2027 direncanakan di 55 kalurahan dengan kebutuhan anggaran Rp4,6 miliar, naik dari Rp2,6 miliar pada 2025.
Indonesia mengirim 10 wakil ke Hylo Open 2026 di Jerman. Jonatan Christie berstatus juara bertahan, sedangkan Sabar/Reza unggulan pertama ganda putra.
PSS Sleman tertinggal 0-1 dari Borneo FC pada babak pertama pekan ketujuh Super League 2026/2027. Dandy Sonriza mencetak gol, Stefan Ashkovski dikartu merah.
iOS 27.2 membawa dukungan bahasa baru untuk Siri AI, peningkatan aplikasi Apple, dan perbaikan lebih dari 160 kerentanan keamanan.
Jadwal MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober–1 November. Simak jadwal latihan, kualifikasi, sprint race, dan balapan utama WIB.
Pemda DIY menargetkan penataan 23 fasad bangunan Malioboro pada 2026 dengan anggaran Rp1,17 miliar untuk menjaga karakter kawasan Sumbu Filosofi.