Koperasi Merah Putih Jogja Siap Produksi 65 Ribu Batik Segoro Amarto
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Foto ilustrasi tanaman padi yang di sawah./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, BANTUL–Menghadapi perubahan cuaca dan iklim yang terjadi di DIY, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Bantul mengimbau petani melakukan penanaman sesuai dengan kondisi iklim dan cuaca.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul, Joko Waluyo menyampaikan saat ini petani di Kabupaten Bantul melakukan penanaman sesuai dengan kondisi cuaca dan iklim. Daerah perbukitan saat ini menurut Joko telah mulai menyiapkan lahan untuk penanaman, sementara di daerah dataran rendah telah melakukan penanaman sesuai dengan pola tanam yang dianjurkan DKPP Kabupaten Bantul.
“Sekarang sudah ada beberapa titik yang masih ada air untuk menanam sesuai pola tanam. Ada beberapa titik yang sudah mulai tanam palawija atau padi,” katanya melalui telepon, Kamis (16/11/2023).
BACA JUGA : Debit Air Jadi Pertimbangan Utama, Rencana Tata Tanam di Kulonprogo 2024 Mulai Disusun
Dia menyampaikan sebelumnya DKPP Bantul telah meminta agar petani dapat menanam tanaman palawija untuk mengantisipasi gagal panen selama musim kemarau. Terjadinya El Nino selama musim kemarau diperkirakan akan menyebabkan pasokan air ke lahan persawahan akan berkurang. Sehingga pola penanaman tersebut disarankan DKPP Kabupaten Bantul.
Meski begitu, menurutnya beberapa petani melakukan pertanian tanaman padi umur pendek yang tidak memerlukan banyak air.
“Beberapa daerah persawahan masih ada air, meskipun tidak sebanyak saat tidak terjadi El Nino,” katanya.
Sementara memasuki awal musim penghujan, Joko menyampaikan DKPP Kabupaten Bantul bersama beberapa kelompok tani telah melakukan angkat walet. Melalui kegiatan tersebut, dilakukan pembersihan saluran irigasi, sehingga apabila musim penghujan tiba, diharapkan air dapat mengalir dengan baik.
Dia menyampaikan DKPP Kabupaten Bantul pun setiap hari melakukan pemantauan tanaman pangan yang ditanam petani. Dalam pemantauan tersebut, DKPP Kabupaten Bantul berupaya untuk memastikan kondisi tanaman para petani.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KKMP Jogja siapkan produksi 65 ribu batik sekolah, dorong UMKM dan perajin batik semakin berkembang.
Demo ojol Jogja hari ini berpotensi memicu kemacetan. Simak rute aksi damai dan enam tuntutan driver online di Jogja dan Sleman.
Film Star Wars: The Mandalorian and Grogu hanya meraih skor 61% di Rotten Tomatoes, tetapi tetap dipuji penggemar Star Wars.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 19 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Nyeri dada seperti ditusuk bisa menjadi tanda robekan aorta mematikan. Dokter mengingatkan penanganan cepat penting untuk mencegah kematian.
Harga emas Pegadaian hari ini naik. Emas Antam tembus Rp2,887 juta per gram, UBS Rp2,845 juta, dan Galeri24 Rp2,782 juta.