Ratusan Sekolah di Gunungkidul Disetujui Direvitalisasi
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Iklim investasi di Gunungkidul kian kondusif. Hal ini terlihat dari masuknya investor yang terus meningkat dari tahun ke tahun.
Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Gunungkidul mencatat pada 2021 target investasi mencapai Rp261 miliar, realisasinya sebesar Rp282,8 miliar.
Setahun berikutnya, pemkab menaikan target investasi menjadi Rp341 miliar. Meski target naik, tetapi seiring pulihnya ekonomi pascapandemi berdampak positif. Nilai investasi yang masuk naik signifikan dan tercatat sebesar Rp634,4 miliar.
Kepala DPMPTSP Gunungkidul, Agung Danarto mengatakan, wilayah Bumi Handayani semakin dilirik investor. Pasalnya, nilai investasi yang terus meningkat setiap tahunnya.
Menurut dia, perkembangan investasi yang semakin baik, tak lepas dari kebijakan pemkab yang memberikan kemudahan pelayanan dalam perizinan. “Peningkatan investasi ini diharapkan dapat berdampak terhadap upaya meningkatkan kesejahteraan Masyarakat,” kata Agung kepada wartawan, Senin (20/11/2023).
Dia menjelaskan, iklim investasi yang semakin moncer bisa dilihat dalam kurun waktu tiga tahun terakhir. Indikator ini tidak hanya terlihat dari naiknya target, namun realisasinya juga terus mengalami peningkatan.
Agung mencontohkan, tahun ini pemkab menargetkan investasi yang masuk sebesar Rp447 miliar. Adapun realisasinya hingga pertengahan November ini sudah mencapai Rp451,4 miliar. “Sejak 2021 lalu investasi yang masuk terus melampaui target. Mudah-mudahan ke depannya juga terus berkembang dengan baik,” katanya.
Dia optimistis investasi di Gunungkidul akan terus berkembang. Keyakinan ini tak lepas adanya kemudahan akses. Salah satunya makin mulusnya Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) diprediksi akan berdampak secara signfikan tehadap masuknya investor. “Investor yang masuk masih didominasi dari sektor kepariwisataan,” kata mantan Panewu Wonosari ini.
BACA JUGA: Perkuat Digitalisasi di Masyarakat, Pemkot Persilahkan Swasta Masuk Investasi Jaringan Internet
Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan, investasi merupakan salah satu program unggulan yang dimiliki. Ia tidak menampik, investor yang masuk mayoritas dari sektor wisata.
Dia pun ingin ada kawasan atau klaster wisata yang bisa dibangun berstandar internasional. Diharapkan dengan wacana ini bisa berdampak terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). “Harapannya juga bisa ada pemerataan. Saat ini memang masih terkonsentrasi di zona Selatan, tapi ke depannya bisa menyebar ke sektor utara juga,” katanya.
Meski membuka peluang investor sebesar-besarnya, namun Sunaryanta tidak serta merta langsung memberikan izin. Ia menegaskan, proses pengurusan izin harus sesuai dengan peraturan yang berlaku. “Aturan yang ada harus tetap dipatuhi dan tidak sembarangan memberikan izin,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Guruh Soekarnoputra rencananya dimakamkan di sebelah makam Fatmawati di TPU Karet Bivak. PDIP juga kibarkan bendera setengah tiang 7 hari.
Harga emas Antam, UBS, dan Galeri 24 di Pegadaian hari ini, Sabtu 26 September 2026, lengkap dengan harga jual dan buyback.
UNS Surakarta juara Campus League Badminton 2026 setelah menaklukkan BINUS dalam drama tiga set. UNS juga meraih gelar ganda putra.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) memperkuat sinergi dengan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) dan para pelaku usaha di kawasan industri
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.