Jaga Air Tanah dari Rumah, Pemprov Jateng Gelorakan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan
Pemprov Jateng meluncurkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan di Kabupaten Semarang untuk menjaga cadangan air tanah dan mengantisipasi kekeringan saat kemarau.
Anggota DPRD Sleman, Raudi Akmal (kanan) berbincang dengan pedagang pasar tradisional di Sleman./Istimewa
SLEMAN—Pemkab Sleman melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan kembali menggelar operasi pasar murah yang akan digelar di semua wilayah kecamatan di Kabupaten Sleman.
Kegiatan itu digelar sejak 16-28 November 2023. Pasar murah diawali di Kapanewon Seyegan dan Mlati.
Terkait dengan hal itu, anggota Komisi D DPRD Kabupaten Sleman, dr. Raudi Akmal mengapresiasi pelaksanaan pasar murah yang digelar Pemkab Sleman pada November ini.
“Kegiatan pasar murah ini sangat luar biasa, apresiasi tentu perlu kita berikan kepada Pemkab Sleman melalui Disperindag, karena telah mengadakan pasar murah secara kontinu.” kata dr. Raudi Akmal, Selasa (21/11/2023).
Terlebih, bahwa pasar murah tersebut, kata Ketua DPD PAN Sleman itu, ditujukan untuk mengendalikan serta menstabilkan harga bahan pokok seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, telur ayam dan gula.
“Harapan kami tentunya dapat membantu masyarakat dałam memenuhi kebutuhan pokok, apalagi ini juga sebagai salah satu upaya mengendalikan inflasi. Agustus lalu, Pemkab Slemab menerima penghargaan, insentif dari Kementerian Keuangan dan Kemendagri karena berhasil mengendalikan inflasi daerah,” ujarnya.
BACA JUGA: Salurkan Bantuan Air Bersih di Dapil, Raudi Akmal: Semoga Bermanfaat Bagi Warga
Selain pasar murah, kegiatan ini juga di kolaborasikan dengan senam massal dan gelar potensi UMKM masing-masing kapanewon. “Masyarakat terlihat antusias dengan kegiatan ini. Bahkan untuk memeriahkan acara, Disperindag juga menggelar senam massal dan menggandeng UMKM-UMKM setiap kapanewon” katanya.
Adapun untuk pembeli diharuskan ber-KTP atau berdomisili di Sleman. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan dokumen yang sah atau surat keterangan domisili dari pemerintah setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemprov Jateng meluncurkan Gerakan Sak Omah Sak Sumur Resapan di Kabupaten Semarang untuk menjaga cadangan air tanah dan mengantisipasi kekeringan saat kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis, 29 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
Anggaran infrastruktur Kulon Progo dalam KUA 2027 mencapai Rp425,2 miliar, dengan fokus pemeliharaan rutin dan rekonstruksi jalan.
Pemprov Jateng berkoordinasi dengan BKN, PPATK, dan OJK untuk menelusuri ASN yang diduga terlibat judi online serta menegakkan aturan disiplin.
Daya beli melemah, UMKM DIY dituntut beradaptasi. Jumlah usaha mencapai 347.744 unit, sementara KUR tersalur Rp3,31 triliun hingga Juli 2026.
DPRD Sleman mendorong program Rumah Ibadah Ramah Anak untuk memperkuat nilai spiritual, sosial, dan pembentukan karakter generasi muda.