DPRD Bantul Minta Pengelola Tambak dan Kolam Ikan Perhatikan Dampak Lingkungan
DPRD Bantul meminta usaha budi daya perikanan memperhatikan pengelolaan limbah agar tidak berdampak pada lingkungan dan warga.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Kampanye terbuka telah dimulai. Jogja menjadi salah satu destinasi wisata diharapkan tidak terkena dampak sehingga wisatawan bisa tetap berlibur di akhir tahun. Mengingat Dinas Pariwisata DIY telah menyiapkan banyak event di akhir 2023 ini.
Plh Kepala Dinas Pariwisata DIY, Kurniawan menyatakan, sampai akhir tahun nanti pihaknya akan memperbanyak event guna meningkatkan kunjungan wisata ke wilayah setempat. Hanya saja target tersebut akan ikut terpengaruh dengan adanya aktivitas kampanye para peserta Pemilu 2024 pada akhir November mendatang sampai awal tahun depan.
BACA JUGA : Bawaslu DIY Bubarkan Kampanye Terselubung di Bantul
Hal ini disebabkan oleh banyaknya agenda dan aktivitas politik sehingga ditakutkan membuat kunjungan masyarakat untuk berlibur terdampak. "Di akhir tahun tentu kita akan perbanyak event ya, November juga sudah cukup banyak ini yang kita harapkan bisa menarik lebih banyak pengunjung. Hanya yang kita khawatirkan itu di Desember, karena akhir bulan ini kan masuk masa kampanye. Pasti hiruk pikuk eventnya lebih banyak ke kampanye terbuka, politik, ini yang kita masih berhitung, semoga tidak berdampak negatif tapi malah positif," kata Wawan.
Dinas Pariwisata DIY berharap aktivitas kampanye yang berlangsung serentak di seluruh Indonesia itu tidak menimbulkan gejolak yang negatif serta insiden yang membuat kondisi sosial terganggu. Hal-hal seperti ini lah yang ditakutkan bakal membuat wisatawan berpikir ulang untuk datang ke Jogja jika ada kejadian atau situasi yang tidak kondusif.
Wawan menambahkan, berdasarkan data BPS per September lalu lama tinggal wisatawan di wilayahnya berada di angka 2,4 hari untuk wisatawan mancanegara (wisman) dan 1,44 hari untuk wisatawan nusantara (wisnus). Sementara untuk belanja wisata, wisnus menghabiskan sebanyak Rp2,1 juta dan wisman sebanyak $640.
BACA JUGA : Kampanye Pemilu Jadi Pertaruhan Wisata DIY di Momen Akhir Tahun
"Kalau jumlah kunjungan kita targetnya sampai nanti di akhir tahun ya bisa sekitar 6,4 juta untuk wisman dan wisnus. Sekarang baru 4,3 juta," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Bantul meminta usaha budi daya perikanan memperhatikan pengelolaan limbah agar tidak berdampak pada lingkungan dan warga.
Eksim dapat berlangsung lama dan berulang. Kenali pemicu serta perubahan kondisi kulit untuk membantu mencegah kekambuhan.
Bolt.new mengakuisisi startup AI asal San Francisco, Dokai, untuk memperkuat agen AI dan kemampuan platform menangani workflow enterprise.
Sejarah dan budaya dinilai memperkuat wisata gastronomi Indonesia. Kuliner Jogja menjadi contoh makanan yang memiliki cerita dan filosofi.
BPBD Kota Jogja mendorong pengaktifan kembali kentongan sebagai alat peringatan dini bencana berbasis masyarakat saat komunikasi terganggu.
BGN membuka ruang bagi mitra MBG mengganti yayasan yang dinilai tak berkontribusi. Mitra dapat mengajukan yayasan baru melalui portal registrasi.