20 Billboard Tak Berizin Dibongkar Satpol PP Kota Jogja pada 2026
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja membongkar 20 reklame berupa billboard yang tidak berizin sepanjang 2026. Penertiban dilakukan sebagai sanksi
Ilustrasi lampu penerangan jalan umum (IST/Freepik)\r\n
Harianjogja.com, BANTUL– Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Yogyakarta telah memasang sejumlah lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) ruas Pandansimo-Samas. Pemasangan tersebut untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Kepala Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas III Yogyakarta Yanti Marliana menyampaikan BPTD Kelas III Yogyakarta telah melakukan persiapan Nataru sejak Oktober 2023. Dalam persiapan tersebut, pihaknya melakukan upaya pemasangan LPJU di JJLS serta ramp check sejumlah kendaraan.
“Tahun ini kita pasang 38 [unit] PJU tunggal di JJLS Bantul ruas Pandansimo-Samas. [PJU] sudah selesai terpasang,” katanya saat dihubungi melalui telepon, Senin (4/12/2023).
Lebih lanjut, Staf BPTD Kelas III DIY Karsi menyampaikan pengadaan LPJU di JJLS Bantul ruas Pandansimo-Samas telah dengan kebutuhan.
“Dari Samas-Pandansimo sudah cukup. Kita menghitung setiap 50 meter 1 tiang, di ruas tersebut sudah terpenuhi,” katanya.
Baca Juga:
Lampu Penerangan Jalan di Gunungkidul Dihitung Ulang, Ternyata untuk Kepentingan Aset
Pemkab Sleman Targetkan 2.089 Titik Lampu Jalan Terpasang Tahun Ini
Anggaran Terbatas, DIY Masih Kekurangan Lampu Jalan
Sementara menurut dia kebutuhan LPJU masih ada di beberapa ruas lainnya. Menurutnya, karena keterbatasan anggaran pengadaan LPJU hanya di beberapa ruas jalan nasional. Di wilayah Gunungkidul misalnya tahun ini BPTD Kelas III Yogyakarta hanya dilakukan pengadaan 30 unit LPJU.
“Kebutuhan [LPJU] masih cukup banyak, karena keterbatasan anggaran baru bisa mengakomodir itu. Kita sambil jalan pelan dengan anggaran yang ada,” katanya.
Dia pun mengaku hingga saat ini belum dilakukan perhitungan kebutuhan LPJU di jalan nasional tahun 2023. Menurut dia, perlu koordinasi dengan Badan Pengelola Jalan Nasional (BPJN) Jateng-DIY untuk melakukan inventarisasi LPJU yang telah dan akan dipasang.
“Tahun ini sudah selesai pengadaan, tahun 2024 nanti kita lakukan pengadaan kembali kalau memang diperlukan mendesak di jalan tersebut,” ujarnya.
Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bantul, Sri Harsono mengapresiasi pengadaan LPJU di JJLS tersebut. Menurut dia, adanya LPJU di wilayah tersebut dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan dan kriminalitas di kawasan tersebut.
“Itu [pemasangan LPJU] untuk kenyamanan dan pengguna jalan yang kalau jalannya gelap berpotensi kerumunan dan terjadi kejahatan jalanan. Setelah dipasang LPJU harapannya tidak terjadi kerumunan disana,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja membongkar 20 reklame berupa billboard yang tidak berizin sepanjang 2026. Penertiban dilakukan sebagai sanksi
Ombudsman menemukan dugaan kluster mewah di Lapas Cibinong, lengkap dengan fasilitas khusus. Pihak Ditjenpas masih melakukan pendalaman.
Kementerian PU mendapat anggaran 2027 Rp114,59 triliun. Konektivitas jalan dan jembatan menjadi sektor dengan alokasi terbesar.
Jumlah lansia di Kota Jogja mencapai sekitar 16% pada Juli 2026. DPRD mendorong lansia tetap aktif, sehat, dan rutin bersosialisasi.
Sepekan dikelola KAI Commuter, KA Bandara YIA melayani hingga 8.000 penumpang per hari saat akhir pekan dengan 50 perjalanan.
Volume sampah Sleman mencapai 15.429 ton hingga pertengahan September 2026. DLH mewaspadai risiko kebakaran saat musim kemarau.