Advertisement

Dongkrak Produksi Pertanian, Pemkab Kulonprogo Berikan Bantuan Traktor

Andreas Yuda Pramono
Selasa, 05 Desember 2023 - 06:27 WIB
Ujang Hasanudin
Dongkrak Produksi Pertanian, Pemkab Kulonprogo Berikan Bantuan Traktor Petani menerima traktor di depan halaman Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kulonprogo pada Senin (04/12/2023). Traktor tersebut merupakan bantuan dari Pemkab Kulonprogo yang bertujuan agar petani dapat meningkatkan hasil produksi pertanian mereka. - Harian Jogja / Andreas Yuda Pramono

Advertisement

Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo melalui Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) memberikan bantuan lima traktor rotary, empat kultivator, dan satu traktor capung. Bantuan tersebut menjadi upaya Pemkab untuk mendongkrak hasil produksi pertanian.

Sekda Kulonprogo, Triyono mengatakan bantuan tersebut bersumber dari APBD Perubahan 2023 dan Dana Insentif Fiskal (DIF). Dia berharap alat dan mesin pertanian tersebut dapat mengoptimalkan hasil pertanian.

Advertisement

“Harapan Pemkab, hasil produksi pertanian oleh petani meningkat dengan adanya bantuan ini. Paling tidak masa garap lahan semakin pendek waktunya sehingga bisa berlanjut ke pengelolaan lahan,” kata Triyono ditemui di DPP Kulonprogo, Senin (04/12/2023).

Triyono mengimbau agar bantuan tersebut dirawat dan dimanfaatkan seoptimal mungkin. Pasalnya masih banyak kelompok tani yang belum menerima bantuan karena keterbatasan anggaran. Meski begitu, kelompok tani (KT) yang mendapat bantuan tersebut dapat meminjamkan traktor ke KT lain.

Kepala DPP Kulonprogo, Drajad Purbadi mengatakan tidak semua kelompok tani di Kulonprogo memiliki alat dan mesin pertanian (alsintan).

“Dengan alsintan yang hari ini kami berikan, pengolahan lahan sawah lebih efisien dan efektif. Selama ini kan menunggu [gantian sewa],” kata Drajad.

BACA JUGA: Tujuh Kelompok Tani di Kulonprogo Menerima Bantuan Traktor Roda Dua

Drajad mengatakan dengan adanya alsintan seperti traktor, durasi pengolahan tanah dapat diperpendek dari satu bulan menjadi lima belas hari.

Dia juga menerangkan ada bantuan stimulan bagi kelompok wanita tani (KWT) melalui program Pemberdayaan Petani dan Pedesaan. Bantuan senilai Rp240 juta untuk delapan KWT tersebut dapat digunakan untuk membeli bibit sampai pupuk organik. Dengan begitu, masyarakat dapat menjamin ketersediaan pangan di kelompok dan keluarganya.

Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian Kapanewon Sentolo, Hendro Santoso mengatakan traktor rotary dapat digunakan untuk mengolah tanah padi dan hortilutura seperti bawang merah dan cabai.

“Kelompok tersebut [Jlegong Kantaran] belum mendapatkan. Lalu yang kelompok wanita tani [KWT] tadi diprioritaskan untuk yang berada di daerah miskin dan stunting. Itu juga KWT belum pernah mendapat bantuan,” kata Hendro.

Sekretaris KT Jlegong Kantaran, Sukirman mengatakan bantuan yang telah diberikan akan sangat bermanfaat.

"Alsintan ini sangat bermanfaat bagi petani pada pengolahan tanah kering untuk persiapan tanam polowijo dan holtikultura dan semoga menambah penghasilan dari petani," kata Sukirman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Konser Kali Kedua di Jakarta, Ed Sheeran Gunakan Music Performer Visa

News
| Senin, 04 Maret 2024, 17:37 WIB

Advertisement

alt

Indonesia Bidik Turis Portugal sebagai Pasar Pariwisata

Wisata
| Minggu, 03 Maret 2024, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement