Prabowo Kirim Tim Pelajari Strategi Hapus Kelaparan di Empat Negara
Presiden Prabowo memerintahkan pengiriman tim ke India, Brasil, Tiongkok, dan Vietnam untuk mempelajari strategi penghapusan kelaparan.
Petani mencabut benih untuk ditanam. - ilustrasi/Antara
Harianjogja.com, KULONPROGO—Musim tanam telah tiba. Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kulonprogo, mengimbau petani mematuhi musim tanam dengan melakukan percepatan pengolahan lahan sawah supaya masa tanam tidak mundur terlalu lama.
Ketua Tim Kerja Pengembangan Usaha Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo Kirmi di Kulonprogo, mengatakan percepatan pengolahan lahan bisa dilaksanakan dengan bekerja sama dengan operator alat mesin pertanian pompa air (alsistan) wilayah lain.
"Ke depan kami upayakan adanya asosiasi traktor se Kulonprogo dalam rangka percepatan olah tanah," kata Kirmi, Kamis (7/11/2023). Ia mengimbau petani tetap mematuhi musim tanam sebagai mana diatur dalam peraturan bupati, agar tanam serentak dan terhindar dari serangan hama.
Terkait dengan mundurnya tanam padi di beberapa wilayah, ternyata dipengaruhi oleh keringnya tanah sebagai akibat tingginya suhu pada Agustus sampai Oktober 2023. "Hal ini berdampak pembasahan tanah sawah memerlukan waktu yang lebih lama," katanya.
BACA JUGA: Ribut-Ribut Politik Dinasti di DIY, Kaesang Mempersilakan Ade Armando Keluar dari PSI
Sementara itu, staf Bidang Produksi dan Perlindungan Bidang Produksi dan Perlindungan Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo Heri Sugiyanto mengatakan saat ini, luas tanam yang mundur masa tanamnya seluas 352 hektare di Nanggulan. "Kami berupaya bersama jajaran penyuluh pertanian mendorong percepatan olah lahan, lanjut tambah tanam," kata Heri.
Ia mengatakan masa tanam golongan I, air sudah mengalir sejak 1 Agustus, dan dilanjutkan pengolahan lahan dan September sudah tanam. Namun hingga saat ini, air belum mengalir secara maksimal dan petani juga belum mengolah sawah.
"Tutup tanam untuk golongan pertama pada November. Kami berharap hujan segera turun, sehingga tidak mempengaruhi pola tanam di Kulonprogo," katanya.
Menurut dia, kendala lain mundurnya masa tanam padi di Nanggulan dan Kalibawang lebih disebabkan debit saluran Kalibawang berkurang. "Selanjutnya, keterbatasan tenaga kerja dalam pengolahan lahan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo memerintahkan pengiriman tim ke India, Brasil, Tiongkok, dan Vietnam untuk mempelajari strategi penghapusan kelaparan.
Harga buyback emas Antam, Galeri 24, dan UBS di Pegadaian turun Rp7.000 pada Selasa 21 Juli 2026. Simak daftar harga lengkapnya.
Anggota Polsek Sanden terluka setelah ditabrak sepeda motor saat mengatur lalu lintas di Simpang Empat Pasar Celep, Bantul, Senin pagi.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Selasa 21 Juli 2026 lengkap dengan rute ke Sleman, Kota Jogja, Gamping, Condongcatur, dan tarif Rp80.000.
Lionel Messi menyampaikan pesan emosional usai Argentina kalah 0-1 dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026 dan mengucapkan selamat kepada sang juara.
Seorang warga Bantul dilaporkan tenggelam di Sungai Oya, Imogiri. Tim SAR Gabungan melanjutkan pencarian korban pada Selasa pagi.