Kejar Target BPHTB Rp400 Miliar, Sleman Fasilitasi Sertifikasi Tanah
BPHTB Sleman baru Rp182,92 miliar atau 45,73% dari target Rp400 miliar. Komisi B menggandeng BPN mengejar penerimaan.
Jembatan layang atau fly over Ganefo, Mranggen-Demak./Ist
Harianjogja.com, KULONPROGO—Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo sedang menyusun Rancangan Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025-2045.
Dalam proses penyusunan, Pemkab masih akan menggelar rangkaian konsultasi publik. RPJPD tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2024.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kulonprogo, Aris Nugroho mengatakan RPJPD tersebut masih berada di tahap rancangan awal dan akan paparkan dalam konsultasi publik tanggal (18/12/2023) bersama masyarakat dan akademisi.
BACA JUGA: Karangtaruna di Kulonprogo Diminta Membantu Mengentaskan Kemiskinan
“Prosesnya masih ke dewan, provinsi baru nanti jadi rancangan akhir. Setelah RPJPD tersebut jadi nanti akan jadi pedoman dalam menyusun empat tahapan RPJMD [Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah],” kata Aris ditemui di Embung Tonogoro, Kalurahan Banjaroya, Kulonprogo pada Sabtu (9/12/2023).
Secara umum RPJPD 2025-2045 membagi pembangunan dalam tiga kluster. Di sisi Selatan, Pemkab akan melanjutkan dan mengembangkan kawasan aerotropolis, lalu di Tengah akan menjadi kawasan industri kreatif termasuk kawasan industri Sentolo.
Sedangkan di sisi Utara akan dikembangkan lebih jauh menjadi kawasan pariwisata alam berkelanjutan. Aris juga menyinggung jalur/trase Temon - Borobudur atau yang sebelumnya disebut Bedah Menoreh akan dilanjutkan.
“Di RPJPD Kulonprogo juga ada rencana pembangunan fly over [jembatan layang] yang akan menghubungkan exit tol di Pengasih sampi jalan nasional di Triharjo. Ini sangat strategis karena kota kita terbelah rel kereta api,” katanya.
Aris menegaskan jembatan layang tersebut selain untuk akses wisata juga untuk akses menuju RSUD Wates. Dengan begitu pasien tidak akan terhalang rel kereta api.
“Terkait pembangunan fly over, Pj Bupati sudah memaparkan ke Pemerintah Pusat. Pusat siap mem-backup. Ini masih kami rumuskan apakah akan sharing, Pemkab menyediakan tanah lalu provinsi menyediakan apa,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPHTB Sleman baru Rp182,92 miliar atau 45,73% dari target Rp400 miliar. Komisi B menggandeng BPN mengejar penerimaan.
Jadwal DAMRI dari YIA Sabtu 20 September 2026 tersedia ke sejumlah tujuan Jogja dan Sleman dengan tarif promo Rp50.000.
Jadwal KA Bandara YIA Minggu 20 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 20 September 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur. Simak jadwal tiap stasiun hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.