Terungkap! Istri Gorok Leher Suami di Bantul, Dipicu Chat Selingkuh
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran (PHRI) DIY, Deddy Pranowo Eryono./Harian Jogja
Harianjogja.com, JOGJA—PHRI DIY memprediksi okupansi atau tingkat keterisian kamar hotel pada libur panjang akhir tahun nanti mencapai 60%-70%.
Kunjungan akan mulai meningkat ke wilayah setempat pada minggu ketiga Desember nanti dan mencapai puncaknya pada 24, 25, 30 dan 31 Desember 2023.
Ketua PHRI DIY, Deddy Pranowo menjelaskan jumlah reservasi hotel di wilayah DIY ditargetkan mencapai rata-rata 65% secara keseluruhan pada libur panjang akhir tahun nanti.
Selain masa libur akhir tahun, reservasi hotel masih akan signifikan pada periode 6-20 Januari mendatang dengan tingkat keterisian mencapai 45%.
"Tingkat reservasi di periode 20 Desember hingga 2 Januari 2024 sudah mencapai 45 persen. Tingkat kunjungan terutama banyak di wilayah Kota Jogja dan Sleman. Untuk Gunungkidul, Bantul dan Kulonprogo masih 40 persen," jelasnya, Senin (11/12/2023).
Menurut Deddy, sejak 10 peningkatan reservasi sudah mulai terlihat di sejumlah hotel di wilayah DIY. Wisatawan banyak yang menginap rata-rata memesan langsung ke hotel untuk berwisata atau biasa disebut dengan walking guest.
BACA JUGA: GIPI DIY Minta Pemerintah Ikut Awasi Tarif Hotel Nuthuk di Libur Nataru
Deddy menambahkan, pihaknya pun berupaya melakukan persiapan termasuk strategi untuk membuat wisatawan menambah masa libur atau menginap lebih lama. Salah satunya dengan menawarkan paket malam tahun baru atau dinner dan hiburan.
"Kami mendata masing-masing hotel pasti akan menjual paket libur Natal dan Tahun Baru. Nah untuk hotel itu ada batas atas di harga publish rate dan kenaikan maksimal 15 persen," jelas Deddy.
Pihaknya mengimbau kepada anggota PHRI untuk tidak aji mumpung misalnya dengan parkir nuthuk atau harga kuliner yang nuthuk atau menaikkan harga dibandingkan dengan masa biasa secara tidak wajar. Ia ingin wisatawan merasa nyaman dan aman agar wisata di Jogja bisa berada di posisi terbaik.
"Jangan sampai ada kenaikan harga misalnya harga paket Natal dan Tahun Baru yang tak wajar. Saya pastikan kalau ada kenaikan harga tak wajar itu bukan anggota PHRI. Jadi jangan digebyah uyah karena hal itu justru akan merusak destinasi Jogja dan nama PHRI. Menjaga jangan sampai aji mumpung. Kita ingin pariwisata maju berkelanjutan," pungkas Deddy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus istri gorok leher suami di Bantul terungkap. Dipicu perselingkuhan dari chat WhatsApp, pelaku terancam 10 tahun penjara.
Arsenal juara Liga Inggris 2026 setelah Manchester City ditahan Bournemouth 1-1. The Gunners akhiri penantian gelar selama 22 tahun.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Patuk. Cek jadwal SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga layanan Satpas terbaru.
Bantul siapkan guru SD hadapi Bahasa Inggris wajib 2027. Pelatihan dan komunitas belajar mulai dibentuk.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.