Serapan Danais Bantul Capai 69,9 Persen, BPKPAD Kejar Target 80 Persen
Realisasi Dana Keistimewaan Bantul mencapai Rp23 miliar atau 69,9 persen. BPKPAD optimistis target 80 persen terpenuhi sebelum penyaluran tahap III.
Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembajun Setyaningastutie memberikan keterangan kepada wartawan soal antisipasi sebaran Covid-19 di masa libur akhir tahun, Rabu (13/12/2023)./ Harian Jogja - Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY meminta rumah sakit dan fasilitas layanan kesehatan (Fasyankes) mempersiapkan diri menghadapi masa libur akhir tahun dan mewaspadai kemunculan sebaran Covid-19. Di beberapa daerah tujuan wisata termasuk Bali sudah mengeluarkan surat edaran terkait kewaspadaan Covid-19.
Kepala Dinkes DIY Pembajun Setyaningastutie menjelaskan, masyarakat dan wisatawan diharapkan kembali menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di masa libur akhir tahun nanti. Terlebih Covid-19 yang sekarang tengah menyebar merupakan turunan dari varian Omicron. Meski varian ini tidak separah Delta, tetapi kewaspadaan harus tetap dijaga.
"Kalau Omicron memang tidak separah Delta tapi penularannya cepat oleh karena itu kita kuatkan lagi 3M-nya mencuci tangan pembatasan terhadap area-area tertentu misalnya menjauhi kerumunan dan lainnya," katanya, Rabu (13/12/2023).
Menurut Pembajun, kunci dari mengantisipasi sebaran Covid-19 ada pada PHBS. Penyebaran bisa diminimalisir atau ditekan jika masyarakat tetap menggunakan masker, jaga jarak dan menjauhi kerumunan. "Termasuk kalau ada mengalami gejala flu ya pakai masker lah. Sebenarnya kuncinya cuma satu kita belajar dari Covid-19 dan terapkan PHBS itu saja," ujarnya.
BACA JUGA: DIY Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19 di Libur Panjang Akhir Tahun
Sampai sekarang, Dinkes DIY belum menemui kasus Covid-19 varian EG.5 atau Eris di wilayah setempat. "Kalau datanya sampai hari ini kita belum, dari data SKDR kita sistem kewaspadaan dini kita belum dapat, belum ada data kasus yang EG.5. Tapi tetap pelayannya prosedur protapnya itu tetap. Jika ditemukan kemudian dites dibawah 30 harus pemeriksaan Whole Genom sequences (GWS)," paparnya.
Pembajun menambahkan, semua rumah sakit, Puskesmas dan fasilitas kesehatan di wilayahnya diminta bersiap untuk menyediakan layanan swab. "Kita tidak berharap lonjakan terjdi asalkan semua orang menyadari dan sadar bahwa untuk diri sendiri dulu menjaga, kalau itu sudah maka insyaallah tidak akan terjadi," pungkasnya.
Sementara Plt Kepala Sat Pol PP DIY Noviar Rahmad menyebut, pengaturan wisatawan belum akan diterapkan pada masa libur panjang akhir tahun nanti meski di sejumlah wilayah lonjakan kasus Covid-19 terjadi. Menurutnya wisatawan dipersilakan masuk ke Jogja sama seperti tahun sebelumnya.
"Kita imbauan saja, sementara pembatasan wisatawan tidak ada. Tahun kemarin libur Nataru wisatawan dipersilakan masuk Jogja. Meski ada kenaikan kasus Covid-19 di Jakarta dan Jawa Barat kita ikuti arahan dari Kemenkes saja kembali pakai masker," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Realisasi Dana Keistimewaan Bantul mencapai Rp23 miliar atau 69,9 persen. BPKPAD optimistis target 80 persen terpenuhi sebelum penyaluran tahap III.
Gelombang tinggi menerjang pantai selatan Gunungkidul. Sebanyak 11 kapal nelayan rusak dan gelombang diperkirakan naik lagi Kamis malam.
Uni Eropa menyiapkan jaringan listrik menghadapi gerhana matahari 12 Agustus 2026 yang diprediksi menurunkan tajam produksi listrik tenaga surya.
Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas didakwa merugikan negara Rp622 miliar dalam kasus kuota haji 2023-2024.
Konser Bantul Bumi Satriya menghadirkan 14 musisi lokal. Ribuan warga ikut menikmati hiburan gratis, sementara UMKM mendapat peluang tambahan pendapatan.
Biaya komponen iPhone 18 Pro diprediksi naik 38% akibat lonjakan harga memori. Apple siap kurangi margin agar harga tak melonjak drastis. Simak analisis lengkap