Advertisement
PDAM Gunungkidul Diminta Gunakan Energi Terbarukan untuk Tekan Beban Pajak
Ilustrasi-Direktur PDAM Toto Sugiharto (paling depan) bersama dengan Kepala Bidang Keterpaduan Pengelolaan Infrastruktur Sumber Daya Air (KPISDA) Serayu Opak Yuliana Tandju saat meninjau lokasi sumber air di Sungai Bawah Tanah Ngobaran di Kalurahan Kanigoro, Saptosari. foto diambil Jumat (6/8/2023) - istimewa PDAM Tirta Handayani
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Bupati Gunungkidul Sunaryanta meminta PDAM Tirta Handayani mulai menggunakan energi baru terbarukan dalam pengelolaan distribusi air untuk mengurangi beban pajak yang ditanggung.
Menurut Bupati beban pajak PDAM Tirta Handayani cukup tinggi sehingga perlu inovasi penggunaan energi baru terbarukan untuk penggunaan listrik dan lainnya.
Advertisement
"Dengan demikian pajak yang dikeluarkan PDAM tidak terlalu besar dan akan berdampak pada kesejahteraan pegawai dan masyarakat. Hasilnya dapat digunakan untuk peningkatan kesejahteraan pegawai. Selain itu biaya yang dikeluarkan masyarakat dapat stabil atau tidak naik," kata Sunaryanta, Kamis (21/12/2023)
Ia mengatakan saat ini total pelanggan PDAM sebanyak 60.553 sambungan rumah (SR). PDAM Tirta Handayani diharapkan menjadi perusahaan daerah yang mampu memahami kebutuhan masyarakat utamanya dalam penanganan air bersih. Saat ini sambungan rumah dikatakan sudah mencapai 89 persen.
"Proyeksi 2024 akan mampu meningkat hingga 90 persen lebih sesuai dengan standar nasional pemerintah pusat," katanya.
BACA JUGA: Jadi Asa saat Kekeringan, Sumur Baru Dioperasikan PDAM Gunungkidul
Sementara itu, Ketua DPRD Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih mengatakan optimalisasi pengangkatan air bersih pada 2023 di Gunungkidul mencapai Rp80 miliar. Pertama optimalisasi Seropan dengan anggaran Rp50 miliar dan Ngobaran Rp30 miliar.
"Ini akan berlanjut 2024 reservoir Kanigoro akan digelontor Rp30 miliar dan 2025 pembangunan IKK Tanjungsari Rp120 miliar," katanya.
Direktur PDAM Tirta Handayani Toto Sugiharto mengatakan pihaknya membuat logo baru yang mencerminkan nilai-nilai inti perusahaan, sekaligus sebagai bentuk merefleksikan visi dan misi perusahaan untuk menghadirkan pelayanan air berkualitas dan inovatif bagi masyarakat.
"Logo PDAM Tirta Handayani yang baru terbentuk dari lima elemen utama, yakni kemakmuran, kesetiaan, loyalitas, berkarakter dan dan profesional," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kronologi Brutal Pengeroyokan di Sleman, Berawal dari Geber Motor
- Rekening Donasi Dibuka untuk Warga Iran Terdampak Konflik
- Jadwal KRL Jogja Solo Jumat 3 April 2026, Padat Seharian Tarif Tetap
- Jelang Muscab, PKB Bantul Matangkan Konsolidasi Partai
- HUT ke-80 Sultan HB X, 16 Ribu Nasi Angkringan Ludes di Malioboro
Advertisement
Advertisement










