Cabai Rawit di Sleman Rp70.000 per Kg, Disperindag Sebut Belum Ada Kelangkaan
Harga cabai rawit di Sleman mencapai Rp70.000 per kilogram. Disperindag memastikan stok di pasar masih aman meski pasokan berkurang.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Puncak musim hujan diperkirakan akan melanda wilayah DIY pada Januari-Februari 2024. Dalam periode tersebut cuaca ekstrem dan bencana hidrometeorologi berpotensi mengancam wilayah DIY.
Kepala Stasiun Meteorologi Jogjakarta, Warjono mengungkapkan puncak musim hujan diperkirakan akan jatuh pada Januari-Februari ini.
Dalam data yang dibagikannya, sebaran curah hujan di DIY selama periode dasarian I Januari 2024 (1-10 Januari 2024) masuk dalam kategori rendah sampai sangat tinggi. Curah hujannya berkisar antara 11-300 milimeter.
"Apabila dibandingkan dengan kondisi normalnya, sifat hujan sasaran I Januari 2024 di wilayah DIY bervariasi antara bawah normal sampai atas normal," kata dia, Minggu (14/1/2024).
Sementara berdasarkan analisis dinamika atmosfer-laut dan analisis statistik data historis curah hujan, jumlah curah hujan wilayah DIY pada dasarian II Januari sampai dasarian I Februari 2024 diperkirakan dalam kategori rendah sampai menengah. Curah hujannya berkisar antara 20-150 milimeter dengan sifat hujan bawah normal sampai normal. "Puncak musim hujan Januari-Februari," kata Warjono.
BACA JUGA: Pemda DIY Tingkatkan Kesiapsiagaan Antisipasi Bencana di Musim Hujan
Warjono melanjutkan merujuk prakiraan yang ada, potensi cuaca ekstrem masih membayangi wilayah DIY. Masyarakat diminta mewaspadai akan sejumlah bencana hidrometeorologi yang dapat ditimbulkan dari cuaca ekstrem.
"Potensi cuaca ekstrem masih ada. Waspada akan bahaya bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang," kata dia.
Melihat akan sejumlah potensi bahaya tersebut, Warjono mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi BMKG terkini. "Imbauan waspada dan pantau terus informasi BMKG melalui aplikasi infobmkg atau web dan media sosial BMKG YIA," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga cabai rawit di Sleman mencapai Rp70.000 per kilogram. Disperindag memastikan stok di pasar masih aman meski pasokan berkurang.
Tujuh kambing mati mendadak di Semanu, Gunungkidul. Lima warga mengalami luka kulit dan menjadi suspek antraks, hasil lab masih ditunggu.
Masinis KA Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di Bekasi. Ancaman hukuman maksimal 5 hingga 12 tahun penjara.
Pilur Gunungkidul di 31 kalurahan berlangsung aman. Lurah terpilih ditargetkan dilantik 26 November 2026 setelah tahapan administrasi selesai.
Paus Leo XIV menyerukan Eropa memperkuat peran menjaga perdamaian global dan mendorong dialog untuk menghentikan perang Rusia-Ukraina.
Defisit APBD-P Bantul 2026 membesar menjadi Rp154 miliar. Bupati Abdul Halim Muslih meminta OPD memperketat efisiensi anggaran.