Petani Saptosari Resah, Tanaman Kacang hingga Jagung Dirusak Monyet
Petani di Saptosari, Gunungkidul, resah karena kawanan monyet ekor panjang merusak tanaman saat musim tanam baru dimulai.
Calon presiden dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan di kediamannya di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Selasa (28/11/2023). (JIBI/Bisnis- Lukman Nur Hakim)\r\n
Harianjogja.com, SLEMAN—Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 1 Anies Rasyid Baswedan berencana bertemu dengan Sri Sultan HB X, Rabu (24/1/2024). Hal ini disampaikan kepada wartawan seusai menghadiri acara Desak Anies di Rocket Convention Hall di Kalurahan Sidomoyo, Godean, Selasa (23/1/2024).
“Kalau tidak salah jadwalnya besok [Rabu] pukul 09.00 WIB,” kata Anies. Meski demikian, ia tidak membeberkan secara rinci terkait dengan materi yang dibahas dalam pertemuan orang nomor satu di DIY ini. “Nanti tunggu kepastiannya. Ya reuni,” katanya.
Sebagaimana diketahui sebelumnya, para capres lain sudah terlebih dahulu bertemu dengan Sri Sultan HB X. Capres nomor 3, Ganjar Pranowo menjadi calon pertama yang bertemu pada 27 Desember 2023.
Selanjutnya pasangan nomor 2, Prabowo Subianto dengan Gibran Rakabuming Raka bertemu dengan Sultan pada Senin (22/1/2024).
BACA JUGA: TPST Tamanmartani Beroperasi, Pelet Sampah Mulai Dikirim ke Pabrik
Sebelumnya diberitakan, Anies Baswedan berjanji untuk membangun DIY Ketika terpilih menjadi presiden. Dalam sambutannya Anies berkeinginan menjadikan DIY sebagai pusat kebudayaan Indonesia. Untuk mewujudkannya, ia mengaku sudah menyiapkan program yang dikenal dengan Jogja Kancah Baur Budaya.
Program ini terdiri dari beberapa gagasan mulai dari pembangunan pusat sinema Jogja; ruang terbuka hijau; ruang ekspresi kesenian dan olahraga. Adapun dari sisi transportasi, Anies juga ingin mengembangkan sistem transportasi yang dijalankan di Jakarta dengan sebutan Translingko Jogja.
“Ada juga permasalahan sampah sehingga akan dibangun tempat pengelolaan sampah terpadu,” kata Anies Baswedan belum lama ini.
Di sisi lain, ia juga menyoroti pembangunan di sektor selatan yang sering terlewatkan. Oleh karenanya, Anies berkomitmen untuk melakukan akslerasi pembangunan di wilayah Selatan DIY. “Jadi itu kami bayangkan Jogja [DIY] sebagai pusat dimana kegiatan kebudayaan dan Pendidikan bisa tumbuh di situ,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Petani di Saptosari, Gunungkidul, resah karena kawanan monyet ekor panjang merusak tanaman saat musim tanam baru dimulai.
Natalius Pigai menilai dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo mengancam HAM, privasi, serta keamanan nasional.
Dua pendaki asal Sidoarjo dilaporkan hilang di Gunung Semeru. Sepeda motor sewaan ditemukan di ladang warga dan tim SAR dikerahkan.
MilkLife Kickers finis sebagai runner-up Singa Cup 2026 Girls U14 setelah mengoleksi sembilan poin, tetapi kalah selisih gol dari Lion City Sailors.
Status Gunung Gamkonora naik menjadi Waspada setelah aktivitas gempa meningkat. Pendakian ditutup dan warga diminta menjauhi radius 2 kilometer.
DPMKal Bantul meminta 30 lurah baru fokus pada empat indikator kinerja, yakni pengentasan kemiskinan, penurunan stunting, peningkatan PAKal