UKDW Jogja Buka Prodi Teknologi Pangan, Fokus Inovasi Pangan
UKDW Jogja membuka Prodi Teknologi Pangan di Fakultas Bioteknologi untuk mencetak SDM unggul di bidang inovasi pangan berbasis sains dan teknologi.
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X didampingi sejumlah pejabat terkait memberikan keterangan kepada wartawan, Kamis (25/1/2024).
Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY menganggarkan dana sebesar Rp2,5 triliun untuk mendorong penggunaan barang dan jasa dalam negeri. Kebijakan ini selaras dengan arahan pemerintah pusat soal Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (GNBBI).
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengatakan, penggunaan produk lokal oleh provinsi dan kabupaten kota otomatis dilaksanakan lantaran sudah menjadi ketentuan dari pemerintah pusat. Demikian pula untuk dukungan anggaran, Pemda harus menganggarkan.
BACA JUGA: Disbud DIY Luncurkan Kembali Bus Jogja Heritage Track, Ini Tujuannya
"Minimal 40 persen itu dilakukan juga dalam proses pembelian barang dan jasa," kata Sultan, Kamis (25/1/2024).
Kepala Disperindag DIY Syam Arjayanti menyebut, aturan Gubernur tentang penggunaan produk dalam negeri atau lokal sudah ada di DIY. Dengan begitu pihaknya menargetkan anggaran sebesar Rp2,5 triliun bagi seluruh OPD bisa digunakan untuk produk lokal.
"Di satu sisi kita juga mendorong bangga buatan Jogja, ini merupakan tindak lanjut bangga buatan Indonesia dan lebih kepada bagaimana suatu gerakan supaya masyarakat yabg tinggal di Jogja mencintai dan membeli produk Jogja," katanya.
BACA JUGA: Viral Konsumsi Pelantikan KPPS Dinilai Tak Layak, Ini Penjelasan Ketua KPU Bantul
Syam menyebut, dalam pelaksanaan program GNBBI memang terdapat kendala yang dialami oleh pemerintah daerah. Misalnya saja soal range harga antara produk impor atau luar negeri dengan produk lokal yang jaraknya terlampau jauh.
"Misalnya pakai impor kita dapat 10 tapi kalau produk lokal cuma satu, itu kan terlalu tinggi, dari pusat juga menyatakan akan ada meningkatkan itu supaya menekan biaya produksi, ada banyak fasilitasi sehingga range harga tidak terlalu tinggi jadi kita wajib untuk membeli barang lokal," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
UKDW Jogja membuka Prodi Teknologi Pangan di Fakultas Bioteknologi untuk mencetak SDM unggul di bidang inovasi pangan berbasis sains dan teknologi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Selasa 28 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Cek 12 jadwal perjalanan dan tarif tetap Rp8.000.
Kemkomdigi meminta publik melihat utuh pernyataan Presiden Prabowo soal "londo ireng" dan menegaskan tidak ditujukan kepada profesi atau kelompok tertentu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 28 Juli 2026 tersedia dengan 15 perjalanan. Tarif tetap Rp8.000 dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Megawati Soekarnoputri meresmikan Monumen Peristiwa Kudatuli di Kantor DPP PDIP dan mengajak generasi muda tidak melupakan sejarah perjuangan bangsa.
Polres Bantul menyita 307 botol miras berbagai merek dari 14 lokasi dalam operasi KRYD untuk menekan peredaran minuman keras ilegal.