Nelayan Bantul Kembali Melaut, Gelombang 4 Meter Mengintai
Nelayan Bantul kembali melaut setelah gelombang tinggi mereda. BMKG mengingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di perairan selatan DIY.
Alam Ganjar bergambar bersama cucu Sri Sultan HB X, Raden Mas Drasthya Wironegoro dan para abdi dalem saat berwisata ke Keraton Jogja, Selasa (6/2/2024)./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA—Alam Ganjar, putera calon presiden nomor urut 03, Ganjar Pranowo berwisata ke kawasan Kraton Jogja pada Selasa (6/2/2024) pagi. Dalam kunjungannya ke salah satu pusat kebudayaan Jogja itu, Alam ditemani oleh cucu Sri Sultan HB X, Raden Mas Drasthya Wironegoro.
Alam tiba di lokasi sekitar pukul 10.30 WIB. Dirinya langsung disambut oleh Mas Dasthya anak kedua dari putri sulung Sultan, Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Mangkubumi. Didampingi oleh sejumlah abdi dalem meraka lantas masuk ke kompleks Kraton.
Kurang lebih selama 40 menit Alam menikmati suasana Keraton Jogja dia mengaku terkesan dengan sejumlah barang yang ada di sana. "Tadi ditunjukin beberapa arsip, sempat lihat konservasi juga semacam laboratorium buat konservasi barang-barang Kraton," kata Alam.
Menurut Alam, banyak sekali barang dan koleksi yang ditampilkan di dalam Kraton yang lekat dengan kehidupan manusia. "Ada juga Living Museum, proses kehidupan dari muda sampai menikah. Banyak sekali pelajaran dan kita bisa mengadopsinya di kehidupan nyata," katanya.
BACA JUGA: Cerita Alam Ganjar Mengelola Tim E-sport
Kunjungannya ini bukan yang pertama kali. Alam menyebut, dirinya sudah pernah berkunjung ke salah satu destinasi wisata favorit di Kota Jogja itu, tetapi sudah cukup lama. Di kunjungannya yang terbaru ini dia melihat banyak perubahan yang terjadi di tempat itu.
"Pasti akan ada hal baru, kita berkunjung ke sini mungkin bulan depan atau beberapa bulan ke depan pasti akan ada hal yang baru. Makanya agak susah kalau mau bosen ke sini," imbuh Alam.
Abdi dalem Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Satya Bilal turut bangga dengan kunjungan Alam. Dia menyebut kedatangan Alam ini bisa menjadi salah satu contoh bagi generasi muda untuk ikut melestarikan budaya. "Jogja memiliki banyak sekali peninggalan sejarah yang adiluhung dan perlu dikenalkan pada anak anak anak muda. Alam memberikan contoh positif bagi anak anak muda lainnya untuk mencintai budaya," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Nelayan Bantul kembali melaut setelah gelombang tinggi mereda. BMKG mengingatkan potensi gelombang 2,5-4 meter di perairan selatan DIY.
Pemkab Kulonprogo merotasi sejumlah pejabat dan mengisi jabatan kosong dengan mengoptimalkan manajemen talent pool ASN.
Maarten Paes menyebut suporter menjadi pemain ke-11 Timnas Indonesia saat bermain 10 orang melawan Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Senin 29 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini.
Kemenkop menjelaskan alasan manajer Kopdes Merah Putih tak selalu ditempatkan sesuai domisili dan mekanisme penempatannya.
Kejurda Esports DIY 2026 diikuti 209 atlet dan menjadi ajang penjaringan bibit untuk Porda 2027 serta PON 2028.