Kejahatan DIY Merajalela, Penjaga TPR Parangtritis Disabet Celurit
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Pekerja mengangkut beras di gudang Bulog Talumolo, Kota Gorontalo, Gorontalo, Jumat (17/11/2023). Indonesia mengimpor beras dari India dan Thailand sebanyak 3 juta ton memperkuat cadangan pangan nasional pada 2024 di tengah pengaruh cuaca Super El Nino. /Antara/Adiwinata Solihin
Harianjogja.com, JOGJA–Pemda DIY menyatakan stok beras di wilayahnya dipastikan aman menjelang masuknya bulan Ramadan pada pertengahan Maret mendatang. Di bulan itu panen perdana padi untuk tahun 2024 dipastikan berlangsung sehingga stok beras akan kembali terkendali untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Sekda Beny Suharsono mengakui bahwasanya harga beras beberapa waktu belakangan memang melonjak cukup drastis di lapangan. Hal ini dikarenakan banyak beras di DIY yang disukai oleh daerah lain sehingga menyebabkan harganya menjadi fluktuatif. Di sisi lain permintaan terhadap beras juga tinggi, tetapi dia memastikan stoknya masih cukup.
BACA JUGA: Jaga Inflasi karena Beras Langka, Kemendag Perkuat Koordinasi
“Kita akan dorong agar ada operasi pasar mungkin dalam waktu dekat. Harus begitu karena stoknya itu ada, cuma stoknya kemana itu kan karena sirkulasi pasarnya cepat sekali,” kata Beny, Minggu (18/2/2024).
Menurut Beny, menjelang Ramadan nanti panen perdana padi di wilayah setempat juga mungkin akan dilaksanakan. Sebab lantaran musim penghujan yang mundur pada akhir tahun lalu petani mengundurkan masa tanam menjadi sebulan lebih lama menjadi Desember 2023, sehingga dipastikan masa panen akan datang pada Maret atau April nanti.
“Kan masih ada satu bulan lagi menjelang Ramadan, kita pastikan bahwa stok itu aman dan di sisi lain juga keterjangkauan harga,” jelasnya.
Dengan datangnya panen perdana padi di DIY pada Maret atau April mendatang hal itu tentu akan menambah stok beras di wilayah setempat. Pihaknya ingin agar menjelang masuknya bulan puasa harga komoditas sejumlah bahan pokok lainnya juga terkendali sehingga tidak memberatkan masyarakat.
“Seperti cabai dan yang lainnya kan biasanya cukup fluktuatif juga harganya, harapan kita menjelang puasa nanti bisa stabil,” ujarnya.
Pihaknya juga berharap sejumlah daerah yang menjadi basis penghasil padi pada panen perdana nanti hasilnya bisa melimpah sehingga bisa untuk kebutuhan dalam DIY dan dijual ke luar daerah. Maka itu Beny menyebut bahwa peralihan lahan produktif ke bentuk lain yang sifatnya tidak diperlukan sebaiknya tidak dilakukan.
“Kita memang masih bertumpu pada Sleman dan Bantul untuk penghasil beras, makanya yang kita sepakati dengan kabupaten kota tidak boleh beralih ketika tidak diperlukan untuk beralih,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Penjaga TPR lama Pantai Parangtritis disabet clurit oleh pelaku tak dikenal. Polisi masih memburu pelaku dan mendalami motif penyerangan.
Jadwal KRL Jogja-Solo terbaru 24 Mei 2026 dengan tarif Rp8.000. Cek jam keberangkatan lengkap dari pagi hingga malam.
Program MBG serap 1,28 juta tenaga kerja dan libatkan ribuan UMKM. Dampaknya terasa dari dapur hingga sektor pangan nasional.
Persis Solo terdegradasi ke Liga 2 meski menang 3-1. Suporter kecewa, Wali Kota Solo minta tim segera bangkit.
Persib Bandung resmi juara Super League dan cetak hattrick. Bobotoh rayakan kemenangan meriah di Stadion GBLA.
Dua pria ditangkap usai diduga tabrak lari di Solo. Mobil menabrak tiang dan pohon, pelaku sempat diamuk massa.