Pembangunan Taman Budaya Bantul Dimulai, Jadi Pusat Seni Budaya
Pembangunan Taman Budaya Bantul didanai melalui Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan alokasi anggaran sebesar Rp19,8 miliar
Direktur RSIY PDHI, Bima Achmad Binarutama saat meresmikan layanan kirim obat di RSIY PDHI. Kamis (29/2/2024). – Harian Jogja/David Kurniawan
SLEMAN—RSIY PDHI merayakan momen bersejarah dengan peluncuran resmi layanan inovatif Kirim Obat RSIY PDHI, Aman tanpa antre. Acara Grand Launching ini berlangsung pada Kamis, (29/2/2024), dan dihadiri oleh Direktur RSIY PDHI, dr. H. Bima Achmad Binanurutama, MPH, serta tamu undangan dan stakeholder terkait.
Layanan "Kirim Obat RSIY PDHI" merupakan terobosan dalam upaya meningkatkan aksesibilitas dan kenyamanan pasien. Dr. H. Bima Achmad Binanurutama, MPH, menjelaskan, "Dengan semangat inovasi, RSIY PDHI memperkenalkan layanan Kirim Obat untuk memudahkan pasien dalam mendapatkan obat yang dibutuhkan tanpa harus mengantri setelah pemeriksaan poliklinik. Ini adalah langkah signifikan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,dan untuk biaya semua di tarif sama yaitu Rp13.000 untuk wilayah Yogyakarta, dan sekitarnya,
Acara Grand Launching diisi dengan serangkaian kegiatan, termasuk pemotongan pita oleh dr. H. Bima Achmad Binanurutama, MPH, sebagai simbol dimulainya operasional Kirim Obat RSIY PDHI, Aman tanpa antre . Para tamu undangan juga diberikan kesempatan untuk menyaksikan demonstrasi langsung tentang cara menggunakan layanan ini di poliklinik rawat jalan RSIY PDHI. Sejumlah pasien menyambut baik fasilitas ini. Terbukti saat soft launching, langsung ada 20 pasien yang menggunakan Layanan Kirim Obat ini karena merasa lebih efisien bagi mereka.
BACA JUGA: Kapolri Sebut Situasi Seusai Pemilu 2024 Aman dan Terkendali
Pada kesempatan tersebut, dr. H. Bima Achmad Binanurutama, MPH, menyampaikan apresiasinya kepada tim yang terlibat dalam pengembangan layanan ini. Layanan Kirim Obat RSIY PDHI tidak hanya mencerminkan kemajuan teknologi, tetapi juga komitmen RSIY PDHI untuk memberikan solusi praktis dan efisien kepada pasien," ucapnya. Sedangkan untuk Layanan Kirim Obat dapat dilaksanakan saat pasien telah selesai melakukan pemeriksaan/konsultasi dokter di poliklinik lalu dapat langsung menuju stand layanan antar obat yang ada di sebelah farmasi untuk dilakukan konfirmasi pengiriman obat ke alamat rumah pasien yang akan dituju dan melakukan transaksi pengiriman.
Kepala Bagian Penunjang Medis RSIY PDHI Dhaniah El Fitri, S.Si., MARS, FISQua juga menambahkan bahwa dalam pelayanan program “Kirim Obat RSIY PDHI, Aman tanpa antre ini, RSIY PDHI tetap berkomitmen untuk selalu mengutamakan mutu dan menjaga keselamatan pasien. RSIY PDHI memastikan bahwa pelayanan penyiapan obat tetap dilakukan sesuai prosedur sejak penerimaan resep, verifikasi resep, penyiapan dan peracikan obat ,pelabelan dan verifikasi akhir obat. hingga edukasi dan petunjuk cara pakai obat. Obat akan tetap dijaga kualitas dan keamanannya hingga sampai ke tangan pasien dengan aman dan tanpa antri.
Layanan ini diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi pasien, terutama dalam konteks situasi kesehatan yang terus berkembang. "RSIY PDHI berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan demi kepuasan dan kesejahteraan pasien," tambah dr. H. Bima Achmad Binanurutama, MPH.
Dengan Grand Launching Kirim Obat RSIY PDHI, RSIY PDHI memasuki era baru dalam memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik dan adaptif, memenuhi tuntutan zaman untuk kemudahan dan kecepatan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pembangunan Taman Budaya Bantul didanai melalui Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dengan alokasi anggaran sebesar Rp19,8 miliar
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa promosikan Panda Bond ke China dan Inggris untuk perluas pembiayaan APBN 2026.
Grebeg UMKM X DJAMUAN 2026 di Jogja dorong digitalisasi QRIS dan penguatan 260 UMKM lokal.
Damkar Jogja mencatat 24 kebakaran hingga Juni 2026, mayoritas akibat korsleting listrik. Kerugian capai Rp202 juta.
Realisasi subsidi dan kompensasi APBN 2026 capai Rp203,7 triliun. Pemerintah jaga daya beli dan stabilitas harga.
KAI Daop 6 Jogja beri diskon tiket kereta ekonomi 30% untuk libur sekolah, berlaku 20 Juni–5 Juli 2026.