Target RPJMD DIY Dikejar di Tahun Terakhir, Kemiskinan Jadi Tantangan
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, menghadiri pembukaan pameran Janur Kuning, di Monumen Jogja Kembali, Jumat (1/3/2024)/ist Pemkab Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 50 seniman lukis dan patung terlibat dalam pameran bertajuk Janur Kuning, di Monumen Jogja Kembali, Jumat (1/3/2024). Pameran ini untuk memperingati momentum Serangan Umum 1 Maret.
Ketua Panitia Pameran Seni Janur Kuning, Yusman, menjelaskan pameran ini melibatkan 50 seniman lukis dan pematung yang ada di Jogja dengan 75 karya seni rupa yang di pamerkan. Keberlangsungan pameran Janur Kuning kuncinya adalah pada regenerasi seniman sehingga karya-karya baru nantinya dapat lahir. “Janur Kuning merupakan simbol pejuang dalam melawan penjajah, oleh karenanya kami berusaha pameran ini akan tetap ada kedepannya dan ada regenerasi seniman sehingga lahir karya-karya baru dan mengingatkan kita akan perjuangan pahlawan melawan penjajah melalui karya seni rupa,” ujarnya.
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, membuka secara simbolis pameran ini dengan melukis kanvas sebagai tanda dibukanya pameran seni Janur Kuning. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk selalu mengingat sejarah perjuangan bangsa Indonesia melawan penjajahan Belanda salah satunya peristiwa Serangan Umum 1 Maret ini.
Baca Juga
Pameran Potensi Daerah Sleman Bakal Kembali Digelar, Catat Tanggalnya
3 Tahun Vakum, Omzet Pameran Potensi Daerah Sleman Ditarget Rp1 Miliar
Transaksi Pameran Properti REI DIY Tembus Rp50 Miliar, Sleman Jadi Lokasi Paling Dicari
Menurutnya, melalui karya seni tentu sudah menjadi kontribusi dalam mengingat perjuangan dan jasa pahlawan melawan Agresi Belanda II. Ia mengapresiasi seluruh seniman yang terlibat dalam pameran ini sebagai upaya merawat ingatan pada sejarah. “Saya mengapresiasi seluruh seniman dan pegiat seni yang mampu mengekspreksikan dan mengingatkan perjuangan bangsa Indonesia melawan Belanda melalui karya seni rupa. Tentu pesannya adalah mengingatkan kembali bahwa Jogja menjadi saksi perlawanan Bangsa Indonesia pada peristiwa Serangan Umum 1 Maret,” ujarnya.
Danang berharap semangat pahlawan pada peristiwa Serangan Umum 1 Maret terus diingat dan dapat terus dikobarkan dalam mengisi pembangunan. “Semoga semangat para pahlawan terus diingat untuk mengisi pembangunan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RPJMD DIY 2022-2027 masuk tahun terakhir. Pemda optimistis capai target meski kemiskinan dan ketimpangan masih jadi tantangan.
Perguruan tinggi didorong mencetak lulusan adaptif, inovatif, dan berjiwa wirausaha untuk menghadapi era Society 5.0.
Prabowo meresmikan 1.061 Koperasi Merah Putih di desa dan menargetkan 30.000 koperasi beroperasi pada Agustus 2026.
Kabupaten Klaten bakal menjadi tuan rumah penyelenggaraan event berskala internasional bernama Klaten International Cycling Festival (KLIC Fest) 2026.
Kapal induk Prancis Charles de Gaulle bergerak menuju Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan Iran, AS, dan Israel.
Prediksi Persik vs Persija di Super League 2026, tim tamu diunggulkan meski tuan rumah dalam tren positif.