Cabai Rawit Jadi Primadona Hortikultura Sleman pada Semester I 2026
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian, Prihasto Setyanto (dua dari kiri) bersama Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto dan Wakil Komisi IV DPR RI, Anggia Erma Rini sedang mencoba durian hasil pertanian di Kawasan Nglanggeran pada Jumat (1/3/2024). Pertanian hortikultura tersebut berada di bawah monitoring Taman Teknologi Pertanian yang menjadi pusat pembelajaran. Istimewa/Diskomifo Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Gunungkidul menyampaikan perlu ada optimasi lahan dengan memaksimalkan penggunaan lahan dengan pembangunan sumber-sumber air seperti sumur bor. Sumur tersebut dapat menjadi sumber air untuk pertanian pangan dan hortikultura.
Kepala DPP Gunungkidul, Rismiyadi mengatakan saat ini pihaknya sedang mendata jumlah sumur bor termasuk kekurangannya sebagai salah satu sumber air. Pasalnya, dia mengaku sumur bor yang saat ini ada dibangun bukan hanya dari DPP namun juga dari DPUPRKP, Pemerintah Desa dengan Dana Desa, dan sumber lainnya. “Lahan pertanian yang luas perlu didukung dengan pembangunan sumur bor dan sebagainya agar bisa tanam sepanjang tahun tanpa tergantung musim hujan,” kata Rismiyadi dihubungi, Jumat (1/3/2024).
Salah satu pertanian hortikultura di Gunungkidul yang menggunakan sumur bor dapat dilihat di Kawasan Nglanggeran. Di sana, petani menanam durian dan kakao di bawah monitoring Taman Teknologi Pertanian (TTP).
Rismiyadi menjelaskan TTP memiliki program utama melakukan diseminasi teknologi pertanian, terutama dalam hal pengolahan produk pertanian berbahan dasar kakao. Sampai saat ini, kata dia ada beberapa varian minuman dan makanan kecil berbahan dasar kakao. Bahkan juga susu kambing etawa dari sektor peternakan.
Baca Juga
Jaga Ketahanan Pangan Petani Gunungkidul Diminta Optimalkan Lahan Pekarangan
Alokasi Pupuk Bersubsidi di Gunungkidul 2024 Capai 20.460 Ton
Duh, 76% Jaringan Irigasi Pertanian di Gunungkidul Rusak
Sementara itu, Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto mengatakan Gunungkidul masih membutuhkan sumur bor untuk pengairan lahan. Pasalnya, pertanian holtikultura menjadi andalan di Kabupaten Gunungkidul.
Dalam kunjungan kerja dari pimpinan dan anggota Komisi IV DPR RI pada Jumat 1 Maret 2024, Heri mengaku masih perlu dukungan untuk meningkatkan sektor pertanian di Bumi Handayani.
Dirjen Holtikultura Kementerian Pertanian, Prihasto Setyanto menyinggung perihal pertanian hortikultura utamanya durian di Kawasan Nglanggeran. Kata dia, permintaan durian saat ini cukup tinggi baik untuk lokal maupun ekspor. “Dan untuk jenis durian yang dikembangkan di Gunungkidul ini termasuk dengan jenis-jenis premium dan dapat dipasarkan untuk kualitas ekspor karena permintaan saat ini cukup tinggi utamanya ke China,” kata Prihasto.
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Anggia Erma Rini mengapresiasi hasil pertanian holtikultura di Kawasan Nglanggeran.
“Kami datang disuguhkan dengan berbagai macam jenis buah durian yang ada di Gunungkidul,” kata Erma. Dia berharap ada inovasi pengolahan buah durian dari Nglanggeran ke depan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cabai rawit mendominasi luas tanam hortikultura di Sleman pada semester I 2026 dengan harga petani mencapai Rp56.059,01 per kilogram.
Ilmuwan menemukan spesies dinosaurus baru berusia 210 juta tahun di Zimbabwe. Temuan ini membuka wawasan baru tentang evolusi dinosaurus awal di Afrika.
Myanmar mengesahkan UU Anti-Penipuan Daring yang mempercepat pembekuan rekening dan menjatuhkan hukuman hingga hukuman mati bagi pelaku.
Sebanyak 287 pelajar mengikuti KAP Kota Jogja 2026. PASI Kota Jogja menargetkan menjadi juara umum POPDA 2029 melalui pembinaan atlet berkelanjutan.
Persebaya Surabaya memastikan tiket semifinal Piala Presiden 2026 usai mengalahkan PSMS Medan 1-0 lewat gol Yuran Fernandes di Stadion Gelora Bung Tomo.
Bareskrim Polri memetakan sumur minyak rakyat di Blora untuk mendukung peningkatan produksi. Warga juga menyampaikan aspirasi terkait pengelolaan sumur.