Suadesa Festival 2026, PGN Dorong UMKM Desa Naik Kelas
Suadesa Festival 2026 digelar di Sleman pada 22–23 Agustus, menghadirkan UMKM, seni budaya, Jikustik, The Rain, dan kegiatan lingkungan.
Pertanian - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Petani di Gunungkidul diminta mengoptimalkan lahan pekarangan untuk meningkatkan ketahanan pangan. Dinas Pertanian dan Pangan di Kabupaten Gunungkidul menyebut hal ini agar nilai tukar petani bisa naik sebesar 105,55.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) DIY, nilai tukar petani pada tahun 2023 sebesar 105,55.
"Kami mendorong petani memanfaatkan pekarangan untuk menjaga ketahanan pangan keluarga," kata Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Rismiyadi di Gunungkidul, Senin (26/2/2024).
Rismiyadi mengatakan bahwa Pemkab Gunungkidul melalui dinas pertanian menjamin ketersediaan sarana produksi pertanian seperti benih dan pupuk. Pemkab juga membangun infrastruktur dasar pertanian seperti irigasi, jalan usaha tani, dan mekanisasi pertanian.
"Kami melakukan stabilisasi harga pangan melalui gerakan pangan murah, pasar tani, dan pekan tani," kata Rismiyadi.
BACA JUGA: Perpanjangan Status Siaga Darurat Bencana, Pemda DIY Tunggu Kabupaten dan Kota
Sebelumnya, Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto mengatakan bahwa daerah ini mendapat alokasi bantuan benih padi untuk 6.000 hektare dan jagung untuk 17.000 hektare dari Kementerian Pertanian. Bantuan benih padi dan jagung diperuntukan bagi petani guna memenuhi ketersediaan pangan dalam negeri.
"Akibat kemarau panjang, yakni dampak El Nino banyak petani di Gunungkidul yang gagal tanam sampai dua kali. Maka, pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian mengalokasikan bantuan benih padi 6.000 hektare dan jagung 17.000 hektare," kata Heri Susanto.
Wakil Bupati mengatakan bahwa bantuan benih bila senilai Rp17,34 miliar. Bantuan benih padi dan jagung ini paling banyak jika dibandingkan dengan kabupaten lain di DIY. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementan. Semoga membantu meringankan petani dalam penyediaan benih," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Suadesa Festival 2026 digelar di Sleman pada 22–23 Agustus, menghadirkan UMKM, seni budaya, Jikustik, The Rain, dan kegiatan lingkungan.
Prakiraan cuaca DIY Jumat 21 Agustus 2026: udara kabur di Kulonprogo, Sleman, dan Kota Jogja. Bantul cerah, Gunungkidul berawan. Suhu 21-32°C. Cek selengk
Gempa M3,5 mengguncang Bantul dan sejumlah wilayah DIY. BMKG menyebut gempa dangkal itu dipicu aktivitas Sesar Opak.
Pendaftaran CPNS 2026 sekolah kedinasan dibuka Agustus. Simak 5 channel YouTube gratis untuk belajar TIU, TWK, TKP, SKD hingga SKB.
Persoalan peredaran rokok ilegal menarik perhatian kalangan mahasiswa di Kota Magelang. Hal itu terlihat dalam Sosialisasi di Bidang Cukai Dana Bagi Hasil Cukai
Jadwal DAMRI Bandara YIA Jumat 21 Agustus 2026 tersedia lima rute dengan tarif Rp80.000. Cek rute, jam operasional, dan frekuensinya.